Dikutip dari The Mainichi, Selasa (3/4/2018), burung camar itu terlihat di sebuah kanal di Prefektur Miyagi, Jepang, Senin (2/4).
Pejabat setempat menyatakan burung itu tetap makan dan terbang seperti biasa, tak terlihat menjadi lemah. Benda yang ada di kepala camar itu diperkirakan memiliki panjang 10 cm.
Pihaknya telah mempertimbangkan untuk segera menangkap burung itu untuk menyingkirkan apa yang ada di kiri kepalanya. Polisi setempat juga telah melakukan penyelidikan kemungkinan adanya pelanggaran terhadap tindakan perlindungan burung liar.
Polisi pertama kali menerima laporan terkait burung itu pada Rabu (28/3) lalu. Burung itu ditemukan di kanal Ishinomaki.
"Saya belum pernah melihat camar dalam keadaan seperti itu. Kelihatannya menyakitkan dan saya merasa kasihan," kata warga setempat, Minkai Matsuo. (rna/imk)











































