detikNews
Jumat 23 Maret 2018, 12:19 WIB

Eks Model Playboy Sebut Trump Coba Membayarnya untuk Seks

Novi Christiastuti - detikNews
Eks Model Playboy Sebut Trump Coba Membayarnya untuk Seks Eks model Playboy, Karen McDougal, dalam wawancara dengan CNN (CNN)
Washington DC - Seorang mantan model majalah Playboy, Karen McDougal, menyebut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pernah mencoba membayarnya usai berhubungan intim. McDougal sebelumnya mengaku pernah menjadi selingkuhan Trump selama beberapa bulan.

"Setelah kami berhubungan intim, dia (Trump-red), dia mencoba membayar saya. Dan saya sebenarnya tidak tahu bagaimana menyikapi itu," ucap McDougal kepada wartawan CNN, Anderson Cooper, seperti dilansir AFP, Jumat (23/3/2018). McDougal menceritakan hubungan intim pertamanya dengan Trump yang disebutnya terjadi di bungalow Beverly Hills Hotel.

"Saya memandangnya dan berkata, 'Itu bukan saya, saya bukan gadis semacam itu'. Dan dia balik memandang saya dan berkata, 'Oh', dan dia berkata, 'Kamu sungguh spesial'," tutur McDougal menceritakan momen beberapa tahun lalu.


McDougal yang kini berusia 46 tahun, telah mengungkapkan affair-nya pada Februari lalu, yang dimuat media AS The New Yorker. Media itu juga merilis dokumen tulisan tangan McDougal yang didapatkan dari salah satu temannya. Dokumen itu mengungkapkan hubungan asmara McDougal dengan Trump yang terjalin selama 9 bulan, antara Juni 2006 hingga April 2007.

Saat itu, pernikahan Trump dengan Melania baru menginjak dua tahun. Bahkan putra mereka, Barron, baru berusia beberapa bulan. Dalam wawancara dengan CNN, McDougal mengaku dirinya sempat 'merasa bersalah' pada Melania.

McDougal mengakui awalnya tak mengira akan menjalin hubungan cukup lama dengan Trump. Keduanya berhubungan selama 9 bulan dan banyak menghabiskan waktu bersama juga terus berkomunikasi via telepon. "Ada hubungan yang nyata di sana. Ada perasaan di antara kami berdua," ujar McDougal merujuk pada dirinya dan Trump.


Saat ditanya apakah Trump pernah menyatakan cinta kepadanya, McDougal menjawab: "Sepanjang waktu. Dia selalu mengatakan pada saya bahwa dia mencintai saya." Ditanya lagi soal apakah McDougal sempat berpikir hubungannya dengan Trump berujung ke pernikahan, dia menjawab: "Mungkin."

Gedung Putih telah menegaskan bahwa Trump membantah pernah menjalin hubungan dengan McDougal. Menurut Gedung Putih, kisah perselingkuhan dengan McDougal 'tidak lebih dari berita palsu'.

McDougal terikat kesepakatan tutup mulut dengan tabloid National Enquirer, milik penerbit American Media Inc (AMI) yang bosnya adalah teman Trump. Pada Agustus 2016, dia menandatangani kontrak hak eksklusif kisah hidupnya dengan AMI. McDougal menjual kisah asmaranya dengan Trump kepada AMI seharga US$ 150 ribu. Namun pada praktiknya, AMI tidak pernah mempublikasikan kisah McDougal itu.


Dia telah menggugat AMI agar bisa terlepas dari kontrak eksklusif yang membuatnya tidak bisa mengungkapkan kisah asmaranya dengan Trump ke publik. Wawancara dengan CNN ini menjadi wawancara pertamanya dengan televisi AS sejak dia menggugat AMI.

Sementara itu, kisah McDougal ini mencuat usai pengakuan bintang porno Stephanie Clifford alias Stormy Daniels, yang menyebut dirinya berselingkuh dengan Trump tahun 2006. Ada dugaan, McDougal dan Clifford menjadi selingkuhan Trump pada periode yang sama.

Clifford mengajukan gugatan hukum untuk menggugurkan kesepakatan tutup mulut yang ditandatangani tahun 2016, sebelum pilpres AS. Clifford dibayar US$ 130 ribu (Rp 1,7 miliar) oleh pengacara Trump. Dia menyatakan ingin mengembalikan uang itu, agar bisa bicara ke publik soal kisahnya.

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed