DetikNews
Jumat 23 Maret 2018, 09:48 WIB

Fakta Mengejutkan Soal Mumi 'Alien' Misterius di Chile

Novi Christiastuti - detikNews
Fakta Mengejutkan Soal Mumi Alien Misterius di Chile Mumi 'alien' yang ditemukan di Chile tahun 2003 lalu (Dr. Emery Smith/AFP)
Santiago - Temuan sebuah mumi mungil dengan panjang hanya 15 cm sempat membuat bingung para peneliti. Tidak hanya ukurannya, mumi ini memiliki bentuk tengkorak tidak lazim dan disebut mirip alien. Fakta baru akhirnya terkuak terkait mumi misterius ini.

Seperti dilansir CNN dan The Sun, Jumat (23/3/2018), mumi ini ditemukan di Gurun Atacama, Chile pada tahun 2003 lalu. Mumi tersebut diberi nama Ata. Saat ditemukan, mumi ini berada di dalam kantong kulit di sebuah gereja tua yang tidak lagi dipakai.

Panjangnya hanya 6 inch atau 15 cm. Kemudian tulang tengkoraknya berbentuk lonjong dan lancip di bagian atas. Rongga mata mumi ini panjang dan menyamping. Jumlah tulang rusuk mumi ini hanya 10 pasang, tidak 12 pasang seperti manusia normal.

Semua ciri-ciri itu semakin menambah misteri mumi ini. Spekulasi pun bermunculan, mulai dari yang menyebut mumi itu merupakan jenis primata yang tak teridentifikasi spesiesnya, hingga dugaan mumi itu adalah makhluk asing alias alien dari luar angkasa.

Mumi Ata ini telah muncul di sejumlah acara televisi dan sebuah dokumenter berjudul 'Sirius' yang mengulas soal upaya para peneliti UFO mencari tahu asal mumi itu. Pekan ini, para peneliti yang melakukan kajian analisis genomic, meneliti DNA, selama 5 tahun terakhir mengungkapkan faktanya.

Ditegaskan para peneliti itu, mumi Ata adalah manusia. Namun mumi ini mengalami sejumlah mutasi tulang akibat penyakit tertentu, yang tergolong kasus langka. Mumi Ata ini dinyatakan sebagai jasad seorang bayi perempuan yang memiliki penyakit dwarfisme. Penyakit itu merupakan kondisi saat seseorang mengalami gangguan pertumbuhan, yang berada di bawah normal.

Hasil pengujian di Stanford University di San Francisco dan di University of California menyatakan bayi yang menjadi mumi yang sempat diduga dari zaman kuno ini, ternyata meninggal sekitar 40 tahun lalu. Bayi ini memiliki kondisi genetik tidak normal yang memperlambat pertumbuhannya. Mumi ini diyakini merupakan bayi prematur atau bayi yang meninggal usai dilahirkan.

"Sementara kisah ini berawal sebagai kisah soal alien, dan menjadi global, ini sungguh kisah soal tragedi manusia," ucap Gary Nolan, profesor mikrobiologi dan imunologi dari Stanford University, yang memimpin penelitian ini. Dia meyakini hasil penelitian ini akan membantu pasien-pasien yang mengalami kasus serupa suatu saat nanti.

"Seorang wanita melahirkan bayi yang tidak terbentuk normal, diawetkan secara khusus dan kemudian dijual sebagai artefak aneh. Belakangan terungkap ternyata manusia, dengan kisah genetik mengagumkan yang mungkin bisa kita pelajari untuk membantu orang lain. Semoga dia beristirahat dalam damai," imbuhnya.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed