DetikNews
Kamis 22 Maret 2018, 16:33 WIB

Sadis! Pria Kanibal di Rusia Mutilasi dan Masak Korbannya

Aditya Mardiastuti - detikNews
Sadis! Pria Kanibal di Rusia Mutilasi dan Masak Korbannya Ilustrasi (Foto: detik)
Siberia - Seorang pria Rusia yang kanibal membantai seorang ibu dua anak secara keji. Pria ini mengakui telah memutilasi dan memasak jantung korbannya.

Dilansir media Inggris, The Sun, Kamis (22/3/2018), pria kanibal bernama Alexey Yastrebov (35) itu ditangkap di Krasnoyarsk, kota Siberia, Rusia. Dia menusuk dan menggorok korbannya, Ekaterina Nikiforova (27), hingga tewas. Tidak hanya membunuh, Yastrebov juga memutilasi korbannya.

Kepada polisi, Yastrebov mengaku mengambil organ tubuh bagian jantung dan paru-paru kiri dari jenazah korban, kemudian memasaknya di apartemennya. Usai dimasak, organ tubuh korbannya itu kemudian dimakan.

Setelah aksi sadis ini, Yastrebov menelepon dan meminta pemilik apartemen tempatnya tinggal, Zhana Avdeeva (31) untuk menghubungi polisi. "Telepon polisi dan ambulans. Saya berbaring di antara ceceran darah, dan di sebelah saya adalah jenazah," ucapnya saat itu.

Ketika paramedis tiba di lokasi, Yastrebov mengatakan bahwa, "Jantung yang sudah dimasak ada di atas kompor".

Yastrebov telah mengakui perbuatan kejinya kepada polisi. "Saya sudah memberitahunya bahwa saya akan memakan jantungnya. Jadi saya melakukannya," katanya.

Sebelum menelepon Avdeeva, Yastrebov sempat mencoba untuk bunuh diri dengan gunting, namun gagal. Yastrebov ditangkap dan kini berada di bawah pengawasan polisi dan rumah sakit setempat.

Wanita yang menjadi korban Yastrebov itu merupakan orang tua tunggal, yang memiliki putri berusia 7 dan 3 tahun. Saudara laki-laki Avdeeva, Evgeny Avdeev (31), mengatakan bahwa pria kanibal itu merupakan teman dekatnya, dan dia tidak membayangkan jika temannya itu bisa melakukan perbuatan keji seperti ini.

"Bulu kuduk saya berdiri. Saya pikir mereka habis minum-minum dan terjadi konflik di antara mereka," kata Avdeev.

Polisi kini tengah memeriksa apakah pelaku menggunakan narkotika. Sementara itu, Avdeeva mengatakan bahwa dirinya akan memanggil pendeta untuk 'membersihkan' apartemen setelah pembunuhan keji itu. "Peristiwa ini merupakan sebuah kejadian mengejutkan bagi saya, di apartemen saya. Ini seperti mimpi buruk," ujar Avdeeva.



(ams/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed