Dikutip dari Japan Today, Jumat (16/3/2018), Sakai merupakan pria berusia 21 tahun yang merupakan mahasiswa tingkat 2 di Universitas Hosei. Sakai bekerja sebagai pemandu bar di kawasan Kabukicho, Tokyo.
Sakai menyerang pacarnya yang berusia 19 tahun di rumahnya di kawasan Shinjuku. Sakai memukul pacarnya di bagian kepala dan tangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sehari sebelum penyerangan terjadi, pacar Sakai mengunjungi bar tempat Sakai bekerja sebagai seorang pelanggan. Pacar Sakai tak membayar tagihan 615.000 yen (sekitar Rp 80 juta).
Hal itulah yang membuat Sakai marah. Saksi mengancam pacaranya dengan tak akan membiarkannya lari.
"Saya akan menunjukkan neraka kepadamu," ujar Sakai seperti dilaporkan Kepolisian. Polisi menyebut Sakai telah mengakui perbuatannya.











































