DetikNews
Selasa 13 Maret 2018, 11:13 WIB

Bintang Porno Selingkuhan Trump Ingin Kembalikan Uang Tutup Mulut

Rita Uli Hutapea - detikNews
Bintang Porno Selingkuhan Trump Ingin Kembalikan Uang Tutup Mulut Stormy Daniels (Foto: Instagram/stormydaniels)
Washington - Bintang porno Stormy Daniels yang mengklaim pernah menjalin hubungan gelap dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menawarkan untuk mengembalikan uang tutup mulut US$ 130.000 (sekitar Rp 1,7 miliar) yang diterimanya. Uang tersebut diberikan padanya agar bekas selingkuhan Trump itu tidak berbicara mengenai affair yang terjalin satu dekade lalu.

Surat kabar The New York Times melaporkan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (14/3/2018), tawaran pengembalian uang tersebut disampaikan dalam sebuah surat dari pengacara Daniels, Michael Avenatti, untuk pengacara pribadi Trump, Michael Cohen.

Pekan lalu, Avenatti mengajukan gugatan atas nama Daniels untuk membatalkan perjanjian rahasia yang ditandatanganinya beberapa hari sebelum pemilihan presiden AS pada November 2016. Dalam gugatan itu disebutkan bahwa Daniels yang nama aslinya Stephanie Clifford, memulai hubungan intim dengan Trump pada musim panas 2006 dan terus berlangsung hingga 2007.



Dalam surat tentang pengembalian uang tutup mulut, yang dikirimkan pada Senin (12/3) waktu setempat, Avenatti mengatakan bahwa begitu Daniels mengembalikan uang tersebut, maka kesepakatan tutup mulut akan batal demi hukum dan aktris porno itu bisa berbicara secara terbuka dan bebas mengenai hubungannya dengan Trump dan upaya-upaya untuk membuatnya tutup mulut soal affair tersebut. Daniels juga nantinya akan bisa mempublikasi pesan-pesan teks, foto-foto atau video terkait Trump yang dimilikinya, tanpa takut akan tuntutan hukum apapun.

Avenatti mengatakan, Daniels akan mentransfer uang tersebut ke rekening yang dipilih Trump pada Jumat (16/3) mendatang. Pengacara Trump, Cohen diberikan waktu hingga Selasa (12/3) siang waktu setempat untuk merespons tawaran pengembalian uang ini.

Pekan lalu, Avenatti mengatakan bahwa Daniels "meyakini bahwa penting bagi publik untuk mengetahui yang sebenarnya tentang apa yang terjadi."

"Saya pikir ini waktunya bagi dia untuk menceritakan kisahnya dan agar publik bisa memutuskan siapa yang mengatakan yang sebenarnya," ujar Avenatti.

Sebelumnya, juru bicara Gedung Putih Sarah Huckabee Sanders menekankan bahwa Trump telah membantah pernah berhubungan intim dengan Daniels. "Presiden telah membantah tuduhan-tuduhan terhadap dirinya," tegas Sanders.


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed