DetikNews
Kamis 08 Maret 2018, 15:43 WIB

1 Siswa Tewas dalam Penembakan Tak Disengaja di Sekolah AS

Novi Christiastuti - detikNews
1 Siswa Tewas dalam Penembakan Tak Disengaja di Sekolah AS Ilustrasi (REUTERS/Mike Segar)
Alabama - Seorang pelajar putri di Alabama, Amerika Serikat (AS), tewas tertembak dalam insiden penembakan terbaru di sekolah. Kepolisian setempat menyebut insiden penembakan ini terjadi secara tidak disengaja.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Kamis (8/3/2018), insiden penembakan ini terjadi di Sekolah Menengah Huffman di Birmingham pada Rabu (7/3) waktu setempat, saat jam pulang sekolah. Dilaporkan ada dua suara tembakan yang terdengar dari sekolah itu.

Kepolisian Birmingham menyatakan, seorang siswi berusia 17 tahun terkena tembakan dan dilarikan ke rumah sakit setempat, UAB Hospital. Sayangnya, nyawa remaja itu tidak bisa diselamatkan. Dia dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.


Satu siswa lainnya, yang berjenis kelamin laki-laki dan berusia 17 tahun, terluka dan kini tengah menjalani perawatan medis. Salah satu staf sekolah ini juga dilaporkan terluka ringan dan hanya memerlukan penanganan medis di lokasi kejadian.

Kepolisian setempat tidak menjelaskan lebih lanjut soal kronologi kejadian. Kepala Kepolisian Birmingham, Orlando Wilson, menyatakan penembakan ini sebagai insiden tak disengaja, tanpa memberi penjelasan.

"Untuk sementara waktu, kami menanggap ini tidak disengaja hingga penyelidikan menunjukkan sebaliknya," ucap Wilson seperti dikutip media lokal Alabama, AL.com. "Kami punya banyak pertanyaan yang belum terjawab. Ada begitu banyak hal yang tidak diketahui untuk saat ini," imbuhnya.


Belum ada satupun tersangka yang ditangkap terkait insiden penembakan ini. Wilson menyatakan, senjata api yang digunakan dalam insiden ini telah berada di tangan polisi.

Sekolah Menengah Huffman diliburkan sementara usai insiden ini terjadi. Direncanakan sekolah akan dibuka kembali pada Kamis (8/3) waktu setempat. Pengawas Sekolah Kota Birmingham, Dr Lisa Herring, menegaskan bahwa sekolah ini telah dilengkapi alat pendeteksi logam. Petugas keamanan sekolah juga siaga di posisinya saat insiden terjadi.

Insiden ini terjadi di tengah maraknya penembakan di sekolah-sekolah AS. Insiden terbaru yang terjadi di Parkland, Florida pada Februari lalu memicu perdebatan nasional soal pembatasan senjata api. Sedikitnya 17 orang tewas dalam penembakan di Florida saat itu.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed