DetikNews
Rabu 07 Maret 2018, 18:11 WIB

Lagi! Melon Terkontaminasi Bakteri Renggut Korban Jiwa di Australia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Lagi! Melon Terkontaminasi Bakteri Renggut Korban Jiwa di Australia Foto: iStock
New South Wales - Korban jiwa akibat wabah bakteri listeria yang terkait buah melon di Australia telah bertambah. Satu orang lagi meninggal setelah mengkonsumsi melon yang terkontaminasi bakteri listeria.

Dengan demikian, sejauh ini sudah empat orang yang meninggal akibat wabah bakteri yang menyebabkan penyakit listeriosis ini, dengan total kasus sebanyak 17 orang.

Otoritas pangan negara bagian New South Wales (NSW) menyatakan, wabah ini terkait dengan melon yang ditanam para petani di bagian timur negara bagian tersebut.

"Ada dua korban jiwa di NSW dan dua di Victoria," demikian disampaikan pihak Kesehatan NSW seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (7/3/2018). Ditambahkan bahwa jumlah penderita secara nasional kini tercatat sebanyak 17 orang.

Vicky Sheppeard, direktur penyakit menular di Kesehatan NSW menyatakan, semua melon terkontaminasi telah ditarik dari berbagai supermarket pada 28 Februari lalu.

"Biasanya, sekitar sepertiga orang yang menderita penyakit listeriosis, meninggal setiap tahun. Kebanyakan kasus tersebut tidak terkait dengan wabah seperti yang kita lihat saat ini dengan kontaminasi melon," tuturnya.

Penyakit listeriosis yang disebabkan oleh bakteri listeria ini, menyebabkan gejala-gejala seperti flu dan bisa memicu mual, diare, infeksi aliran darah dan otak.

Bakteri listeria sebenarnya tidak menyebabkan penyakit pada kebanyakan orang, namun bisa menimbulkan penyakit dan kematian bagi mereka yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah, seperti orang lanjut usia, bayi baru lahir dan wanita hamil.

Bakteri ini ditemukan di tanah, air dan tumbuhan dan bisa mengkontaminasi makanan kapanpun selama proses produksi, mulai dari saat panen hingga penyajian.
(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed