Diumumkan Kensington Palace, seperti dilansir AFP, Kamis (1/3/2018), kunjungan ke Israel dan Palestina itu akan menjadi bagian dari kunjungan resmi Pangeran William di kawasan Timur Tengah. Selain ke dua wilayah itu, Pangeran William juga akan mengunjungi Yordania.
Kunjungan akan dilakukan pada musim panas tahun ini, yang kemungkinan jatuh antara Juni hingga September mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum ini, belum pernah ada kunjungan resmi dari anggota keluarga Kerajaan Inggris ke Palestina.
Presiden Palestina Mahmud Abbas menyambut baik kunjungan yang disebutnya sebagai kunjungan 'penting' ini. "Kami menantikan untuk berkontribusi dalam memperkuat hubungan persahabatan antara kedua rakyat," demikian pernyataan dari kantor Kepresidenan Palestina melalui kantor berita WAFA.
Untuk kunjungan ke Israel, Pangeran William akan menjadi relasi terdekat pertama dari Ratu Elizabeth II yang berkunjung secara resmi ke negara Yahudi itu. Kunjungan ke Israel sebelumnya dilakukan oleh Duke of Kent dan Duke of Gloucester, sepupu Ratu Elizabeth II. Kunjungan kenegaraan lainnya yang dilakukan anggota Kerajaan Inggris, seperti menghadiri pemakaman atau pernikahan, tidak dianggap sebagai kunjungan resmi.
Dalam tanggapannya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut kunjungan Pangeran William akan menjadi 'kunjungan bersejarah' bagi negaranya. "Kami menyambut baik pengumuman kunjungan Pangeran William ke Israel, sebuah kunjungan bersejarah," ucap Netanyahu.
Netanyahu menambahkan, bahwa Pangeran William akan 'disambut dengan kehangatan'.
(nvc/dhn)











































