detikNews
Rabu 28 Februari 2018, 04:41 WIB

Usai Ditutup untuk Protes ke Israel, Gereja Makam Kudus Buka Kembali

Danu Damarjati - detikNews
Usai Ditutup untuk Protes ke Israel, Gereja Makam Kudus Buka Kembali Ilustrasi: Gereja Makam Kudus di Yerusalem, saat ditutup. (Foto: BBC World)
Yerusalem - Pemimpin Kristen di Yerusalem mengatakan akan membuka kembali Gereja Makam Kudus. Gerja itu ditutup sejak protes menentang kebijakan pajak Israel.

"Kami mengumumkan Gereja Makam Kudus... akan dibuka kembali untuk para peziarah, besok Rabu, 28 Februari 2018, pukul empat pagi," demikian pernyataan bersama yang diumumkan pada Selasa (27/2) waktu setempat, sebagaimana dilansir AFP, Rabu (28/2/2018).

Pengumuman ini datang usai pihak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan tim profesional akan ditunjuk untuk menyelesaikan perselisihan finansial ini.

Penutupan Gereja ini adalah yang terlama sejak 1990. AKibatnya ribuan peziarah dan turis mencari situs lain di luar. Padahal Gereja ini dipercaya sebagai tempat Yesus disalibkan, dimakamkan, dan dibangkitkan. Penjagaan Gereja ini dilakukan pihak Gereja Ortodoks, Armeina, dan Katolik Roma.

Pernyataan pada Selasa itu ditanda tangani oleh kepala tiga agama di Yerusalem. "Kami... bersyukur kepada Tuhan atas tersiarnya pernyataan ini yang sebelumnya ada peryataan Perdana Menteri Netanyahu. Kami menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang tanpa kenal lelah memegang keberadaan Kristen di Yerusalem," kata pernyataan itu.

Para pemimpin Kristen marah atas upaya Israel di Yerusalem yang memaksakan penerapan pajak pada properti gereja yang digolongkan sebagai properti komersial. Aturan itu bakal dikecualikan untuk tempat peribadatan dan pendidikan agama.


(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com