DetikNews
Sabtu 24 Februari 2018, 13:48 WIB

Trump Umumkan Sanksi Terberat Untuk Korut

Rita Uli Hutapea - detikNews
Trump Umumkan Sanksi Terberat Untuk Korut salah satu rudal Korut (Foto: AFP PHOTO/Ed JONES)
Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan sanksi-sanksi baru terhadap aset-aset perkapalan terkait Korea Utara. Trump menyebut paket sanksi ini sebagai "sanksi terberat" sebagai bagian dari apa yang oleh Gedung Putih disebut kampanye "tekanan maksimum" terhadap Korut terkait program senjata nuklir dan rudalnya.

"Kita hari ini memberlakukan sanksi terberat yang pernah dikenakan terhadap sebuah negara," ujar Trump seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (24/2/2018).

Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin membenarkan bahwa sanksi-sanksi tersebut mencakup semua kapal-kapal yang digunakan Korut saat ini.

Sanksi tersebut, yang menyasar pelayaran dan perdagangan gelap Korut, ditetapkan meski baru-baru ini ketegangan antara Korut dan Korea Selatan (Korsel) mulai mencair dengan keduanya mengadakan pertemuan tingkat tinggi.

Menurut pejabat pemerintah AS, sanksi itu menyasar 56 entitas, 27 perusahaan pelayaran dan perdagangan, 28 kapal, dan satu orang yang berada di seluruh dunia, dari Korut ke China hingga Tanzania.

Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, Trump mengatakan sanksi tersebut hanyalah langkah pertama. "Jika sanksi-sanksi tersebut tidak berhasil, kita harus masuk ke tahap dua. Tahap dua mungkin merupakan hal yang sangat berat," ujarnya.

Trump tidak menjelaskan apa yang dimaksud dengan "tahap dua" namun mengisyaratkan hal itu akan "sangat, sangat nahas bagi dunia."

"Hanya waktu yang akan bicara," cetusnya.
(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed