DetikNews
Kamis 22 Februari 2018, 20:36 WIB

Pengendara Motor di Wales Tewas Usai Helmnya Ditabrak Burung

Novi Christiastuti - detikNews
Pengendara Motor di Wales Tewas Usai Helmnya Ditabrak Burung Ilustrasi (AFP Photo/Joshua Lott)
Wales - Seekor burung di Wales telah memicu kematian seorang pengendara motor setempat. Pengendara motor bernama Robert Patterson tewas setelah burung itu menabrak helmnya, saat dia melajukan motornya dengan kecepatan tinggi 96 km per jam.

Seperti dilansir media Inggris, The Telegraph, Kamis (22/2/2018), Patterson (51) mengalami retak tulang tengkorak ketika seekor burung jenis pegar itu tiba-tiba keluar dari pagar tanaman dan menabrak helmnya. Saat itu Patterson sedang berkendara dengan temannya di pinggiran Wales.

Insiden ini terjadi pada November 2017, namun hasil penyelidikannya baru dirilis pekan ini. Hasil penyelidikan itu menyatakan rekan Patterson yang berkendara di belakangannya hanya bisa melihat kumpulan bulu sesaat sebelum tabrakan terjadi.

"Sesuatu tampak mengenainya -- dia langsung ambruk dari sepeda motor dan keluar jalur," tutur teman Patterson, Andrew Edwards, yang berkendara di belakangnya.

Robert PattersonRobert Patterson Foto: Daily Post Wales

Hasil penyelidikan juga menyebut burung itu mengenai kaca penutup helm Patterson. Akibat tabrakan burung ini, helm Patterson mengalami kerusakan.

"Pasti cukup mengejutkan mendapati burung ini terbang dan menabraknya di wajah," terang Koroner North Wales, Dewi Pritchard Jones, dalam kesimpulan laporan soal kematian tragis Patterson. "Burung pegar itu pasti mengenai kaca helm. Keyakinan saya adalah dampaknya membuat kepala terdorong ke belakang dan memicu retakan di pangkal tengkorak. Motor terus melaju ke semak dan memicu luka-luka lainnya," imbuhnya.

Pemeriksaan post mortem terhadap jenazah Patterson menunjukkan kekuatan dari burung pegar betina seberat 2,7 kilogram itu saat menabrak helm Patterson cukup untuk membuat retak tulang tengkoraknya. "Itu memberi dampak signifikan. Itu kematian seketika. Patterson mengalami banyak cedera termasuk pukulan di kepala dan luka wajah, juga retak tulang tengkorak," sebut pakar patologi setempat, Dr Mark Lord.

Patterson yang berprofesi sebagai pembersih jendela ini meninggalkan seorang istri dan empat anak yang berusia antara 7-28 tahun.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed