Dilaporkan media lokal, China News Service, seperti dilansir AFP, Jumat (2/2/2018), bahwa si pencuri beton jalanan ini memberi arti baru bagi istilah 'perampokan jalan raya'. Perampokan tidak terjadi terhadap seseorang, namun bagian dari jalanan itu sendiri yang 'dirampok'.
Aksi pencurian yang tidak biasa ini membuat bingung warga desa Sankeshu, Provinsi Jiangsu, pada 24 Januari lalu. Mereka melapor ke polisi bahwa sejumlah besar bagian jalan raya di desa mereka hilang misterius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petugas kepolisian di China tengah memeriksa jalanan yang betonnya dicuri Foto: Weibo |
Dalam laporan China News Service pada Kamis (1/2) waktu setempat, disebutkan bahwa polisi setempat telah menemukan si pencuri yang melakukan pencurian beton jalanan itu. Pelaku yang merupakan seorang pria bernama Zhu ternyata menggunakan semacam alat penggali atau ekskavator untuk mencungkil beton di ruas jalanan itu. Potongan beton yang terlepas kemudian dibawa dengan sebuah truk dan dijual kepada pabrik bahan bangunan.
Kepada polisi, Zhu mengaku dirinya mencari cara untuk menghasilkan uang dan berpikir menggali kemudian menjual beton jalanan akan menjadi 'kesempatan bisnis' yang baik. Zhu membenarkan aksinya ini dengan menyatakan ada ruas jalanan baru yang dibangun tak jauh dari ruas jalanan yang betonnya dia curi. Menurutnya, ruas jalanan yang betonnya dia curi itu tidak banyak digunakan oleh warga setempat.
"Tidak ada yang lewat jalanan itu. Mengapa saya tidak menggalinya dan saya bisa menjual potongan betonnya untuk mendapat uang," ucap Zhu.
Sekitar 500 ton potongan beton jalanan itu dibeli oleh pihak pabrik seharga 5 ribu yuan (Rp 10,7 juta).
Aksi nekat Zhu ini menuai banyak komentar di jejaring sosial China, Weibo. Dengan beberapa orang menyindirnya. "Kemiskinan sungguh membuatnya inovatif," sebut salah satu pengguna Weibo. "Hukuman yang paling pantas adalah membuatnya memperbaiki jalanan itu," timpal pengguna Weibo lainnya.
(nvc/bpn)












































Petugas kepolisian di China tengah memeriksa jalanan yang betonnya dicuri Foto: Weibo