Polisi Iran Tangkap 29 Wanita yang Tampil di Publik Tanpa Jilbab

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 02 Feb 2018 17:20 WIB
aksi protes perempuan Iran melepas jilbab (Foto: Australia Plus ABC)
Teheran - Kepolisian Teheran, Iran telah menangkap 29 wanita karena tampil di depan publik tanpa jilbab yang diwajibkan. Penangkapan ini dilakukan seiring meningkatnya aksi-aksi protes terhadap aturan berjilbab yang diberlakukan sejak revolusi Islam tahun 1979.

Mereka yang ditangkap dituduh melakukan pelanggaran ketertiban umum dan kasus mereka diajukan ke kantor kejaksaan. Demikian diberitakan kantor-kantor berita Iran seperti Fars, ILNA dan Tasnim, seperti dilansir AFP, Jumat (2/2/2018).

Kepala jaksa Mohammad Jafar Montazeri tak menanggapi serius meningkatnya aksi-aksi protes terhadap aturan berjilbab bagi kaum wanita. Disebutnya, aksi-aksi itu "sepele" dan merupakan gerakan "kekanak-kanakan" yang mungkin dihasut oleh warga asing.

Hal tersebut disampaikan Montazeri saat ditanya mengenai seorang wanita yang ditahan awal pekan ini karena berdiri di atas sebuah kotak pilar di jalanan sibuk tanpa memakai jilbab yang diwajibkan. Kemudian foto-foto setidaknya 11 wanita yang melakukan protes dengan cara serupa, banyak disebar di media-media sosial.

Mereka meniru pose seorang perempuan yang ditahan selama beberapa pekan karena melepas kerudungnya dalam aksi unjuk rasa antipemerintah pada 27 Desember lalu, yang fotonya menyebar ke seluruh dunia.

Montazeri mencetuskan, mereka yang memprotes aturan hijab tersebut pasti telah dihasut oleh orang-orang asing.

[Gambas:Video 20detik]

(ita/ita)