Jaksa mengatakan, kepolisian di ibu kota Ankara telah memulai proses hukum pada Selasa (30/1) pagi dan operasi pencarian dan penangkapan berlangsung di delapan provinsi.
Anggota parlemen dari partai oposisi CHP, Ali Seker mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (30/1/2018), kepala TTB, Rasit Tukel, dan para anggota dewan TTB lainnya telah ditahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Minggu (28/1) lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menuding TTP melakukan pengkhianatan. Lebih dari 300 orang telah ditangkap karena postingan mereka di media-media sosial yang mengkritik operasi militer Turki di Suriah.
"Percayalah pada saya, mereka sama sekali bukan intelektual, mereka itu geng budak. Mereka pelayan imperialisme," cetus Erdogan di depan para anggota Partai AK di provinsi Amasya, Turki utara.
"Teriakan "Tidak untuk perang" oleh massa ini tak lebih daripada letupan pengkhianatan dalam jiwa-jiwa mereka... Ini adalah kotoran yang sebenarnya, ini sikap tanpa hormat yang harusnya dikatakan 'tidak'," tegas Erdogan.
(ita/ita)











































