"Satu orang tewas dan dua orang terluka, seorang pria dan seorang wanita muda, dibawa ke rumah sakit setelah penembakan di Grote Wittenburgerstraat, di pusat kota," kata juru bicara kepolisian Amsterdam, Leo Dortland seperti dikutip kantor berita AFP, Sabtu (27/1/2018).
Kepolisian tidak menyebutkan identitas korban tewas maupun korban luka-luka. Namun media Belanda menyebut korban tewas adalah seorang remaja putra berumur 17 tahun yang merupakan keturunan Maroko. Dia dilaporkan ditembak di dekat taman bermain anak-anak di depan sebuah pusat komunitas tempat anak-anak mengikuti kelas memasak dan kickboxing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut saksi mata, tembakan-tembakan dilepaskan dari sebuah senjata otomatis. Saksi mata tersebut mengaku melihat seorang pria berlari setelah korbannya jatuh tertembak. "Banyak rumor yang beredar, kita harus sangat berhati-hati dengan apa yang dikatakan orang-orang, dan tidak emosional," imbuh juru bicara kepolisian tersebut.
"Ini insiden kriminal ketiga pekan ini di Amsterdam, jadi orang-orang sangat sensitif terhadap tembakan," tandasnya.
Kepolisian saat ini tengah melakukan pengejaran untuk menemukan pelaku penembakan.
(ita/ita)











































