Korban Tewas Kebakaran Rumah Sakit Korsel Jadi 41 Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 26 Jan 2018 13:17 WIB
Situasi di lokasi kebakaran (Kim Dong-min/Yonhap via REUTERS)
Seoul - Korban tewas akibat kebakaran di sebuah rumah sakit di Korea Selatan (Korsel) bertambah menjadi 41 orang. Kebakaran ini disebut sebagai kebakaran terburuk dalam 15 tahun terakhir di Korsel.

Seperti dilansir AFP, Jumat (26/1/2018), korban luka akibat kebakaran ini juga bertambah menjadi 80 orang. Insiden ini terjadi beberapa minggu sebelum ribuan atlet dan delegasi asing tiba di Korsel untuk mengikuti Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.

Video-video yang beredar lewat media sosial menunjukkan seorang pasien terikat dengan tali yang menggantung dari sebuah helikopter di atas Rumah Sakit Sejong di Miryang itu. Seorang pasien lainnya tampak merangkak keluar dari jendela untuk turun melalui tangga petugas pemadam.

[Gambas:Video 20detik]


Kebakaran ini melalap sebuah gedung enam lantai yang menjadi lokasi Rumah Sakit Sejong dan sebuah rumah jompo. Laporan menyebut api mulai muncul sejak pukul 07.30 waktu setempat, dari bagian belakang ruang gawat darurat.

Jumlah korban tewas melonjak drastis saat petugas pemadam dan paramedis melakukan evakuasi. Menurut kantor kepresidenan Korsel atau Blue House, jumlah korban tewas bertambah menjadi 41 orang hingga Jumat (26/1) siang waktu Korsel.

"Dua perawat mengatakan mereka melihat api tiba-tiba muncul di ruang gawat darurat," ucap kepala dinas pemadam kebakaran setempat, Choi Man-Woo.


Dilaporkan ada sekitar 200 orang di dalam rumah sakit itu saat kebakaran terjadi. Seluruh pasien dilaporkan berhasil dievakuasi. Evakuasi 15 pasien yang dirawat di Ruang Perawatan Intensif (ICU) yang ada di lantai 3 disebut memakan waktu cukup lama karena harus dilakukan di bawah pengawasan staf medis.

Dituturkan Choi, bahwa kebanyakan korban tewas saat masih berada di dalam rumah sakit. "Kebanyakan korban (tewas) berada di lantai satu dan lantai dua rumah sakit... Beberapa meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit lainnya," ujarnya.

Penyebab kebakaran ini belum diketahui pasti. Presiden Korsel Moon Jae-In langsung menggelar rapat mendadak dengan para penasihatnya dan meminta agar penyelidikan menyeluruh dilakukan untuk mencari tahu penyebab kebakaran.

Kebakaran di rumah sakit Korsel pada Jumat (26/1) ini tercatat sebagai kebakaran terburuk sejak tahun 2003, saat aksi pembakaran di kereta bawah tanah kota Daegu menewaskan 192 orang.

(nvc/nkn)