Kementerian Layanan Darurat Rusia menyatakan, kapal bernama Vostok tersebut mengirimkan sinyal radio darurat pada Kamis (25/1) pagi waktu setempat dari sekitar 200 kilometer lepas pantai timur jauh wilayah Primorye.
"Upaya untuk berkomunikasi dengan kapal tersebut tak membuahkan hasil," demikian disampaikan kementerian seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (25/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Upaya penyelamatan terhambat oleh angin kencang dan laut yang bergelombang," imbuh kementerian.
Terkait insiden ini, Komisi Investigasi yang menyelidiki kejahatan-kejahatan serius, menyatakan telah memulai penyelidikan atas kemungkinan pelanggaran aturan keselamatan untuk transportasi laut hingga menimbulkan korban jiwa.
Komisi Investigasi menyebutkan, kapal tersebut bertolak dari pelabuhan Donghae di Korea Selatan menuju pelabuhan Kholmsk di pulau Sakhalin, Rusia. (ita/ita)











































