Presiden Abbas Minta Uni Eropa Resmi Akui Negara Palestina

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 22 Jan 2018 12:09 WIB
Mahmud Abbas (AFP)
Tepi Barat - Presiden Palestina Mahmud Abbas akan meminta Uni Eropa untuk secara resmi mengakui negara Palestina. Hal ini akan disampaikannya dalam pertemuan Abbas dengan para menteri luar negeri Uni Eropa pada Senin waktu setempat.

Menteri Luar Negeri Palestina Riad al-Malki mengatakan, Abbas akan mengatakan pada Uni Eropa untuk mengambil langkah sebagai cara merespons keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Ditambahkan Malki dalam wawancara dengan AFP, Senin (22/1/2018), Abbas juga akan "mengulangi komitmennya untuk proses perdamaian di Timur Tengah."

Sepekan lalu, Abbas mengecam upaya-upaya Trump untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina sebagai "tamparan abad ini".

"Dikarenakan keputusan Trump telah mengubah aturan main, dia (Abbas) mengharapkan para menteri luar negeri Eropa bersama-sama mengakui negara Palestina sebagai cara untuk merespons keputusan Trump tersebut," ujar Malki.

"Jika Eropa ingin menjadi pemain maka mereka harus adil dalam perlakuan mereka terhadap kedua pihak dan ini harus dimulai dengan pengakuan negara Palestina," imbuhnya.

Abbas akan bertemu dengan kepala diplomatik Uni Eropa Federica Mogherini dan para menlu Uni Eropa di sela-sela pertemuan bulanan mereka di Brussels, Belgia, setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan kunjungan serupa bulan lalu.

Namun menurut para diplomat dan pejabat-pejabat di Brussels, pengakuan resmi blok tersebut untuk Palestina, tidak masuk dalam agenda pertemuan Senin (22/1) ini. Selama ini Uni Eropa menyerahkan pengakuan Palestina ke masing-masing negara.

(ita/ita)