Dilansir dutchnews, Jumat (19/1/2018), badai itu menyebabkan angin super kencang. Dua warga dilaporkan tewas akibat tertimpa pohon tumbang.
Di Enschede, seorang warga berusia 62 tahun tewas karena mobilnya tertimpa pohon tumbang. Pohon tumbang juga menewaskan pria berusia 62 tahun di Zwolle. Pria itu tewas akibat luka pada kepala karena kejatuhan dahan yang patah.
Di Lingewaal, selatan Utrecht, pria berusia 64 tahun tewas dan lainnya luka akibat tertimpa konstruksi plexiglass di kawasan industri swasta. Sementara itu, di Limburg, seorang wanita berhasil selamat dari pohon tumbang ketika sedang jalan-jalan pagi.
#Dangerous conditions in the #Netherlands at the moment. Extremely intense #windstorm impacting the area, here's a roof being easily ripped off.. #extremeweather source; @jboef pic.twitter.com/AIDwPOFMBA
β WEATHER/ METEO WORLD (@StormchaserUKEU) January 18, 2018
Belasan orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat tertimpa ranting atau puing-puing yang melayang. Pusat kota Almere sempat ditutup dari pejalan kaki karena rawan pecahan kaca yang beterbangan.
Saksi mata, Vaiibhav Mugundan, mengatakan sejumlah ambulans lalu lalang untuk mengangkut warga yang terluka.
#Windstorm Friederike also impacting Germany this morning near Duisburg. Video: @Marina_Brands #extremeweather #storm pic.twitter.com/lh2qJ53QUb
β WEATHER/ METEO WORLD (@StormchaserUKEU) January 18, 2018
Secara nasional, layanan kereta api, trem dan bus juga dihentikan sementara karena badai ini. Terlebih peringatan cuaca dengan level tertinggi, yakni kode merah, telah dirilis untuk sebagian besar wilayah Belanda.
(ams/ams)











































