Baru Sembuh dari Kanker, Bocah Kanada Tewas Tertabrak Mobil

Baru Sembuh dari Kanker, Bocah Kanada Tewas Tertabrak Mobil

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 18 Jan 2018 16:56 WIB
Baru Sembuh dari Kanker, Bocah Kanada Tewas Tertabrak Mobil
Camila Torcato (Family Handout/Toronto Star)
Ottawa - Sungguh memilukan, seorang bocah perempuan berusia 5 tahun tewas tertabrak mobil di dekat sekolahnya di Kanada. Bocah ini baru saja sembuh dari penyakit kanker yang dideritanya sejak kecil.

Seperti dilaporkan media lokal Kanada, CTV News, dan dilansir Channel News Asia, Kamis (18/1/2018), insiden ini terjadi saat bocah bernama Camila Torcato ini dijemput ayahnya dari sekolahnya di St Raphael Catholic School, Toronto, pada Senin (15/1) sore waktu setempat.

Camila dan ayahnya baru akan masuk ke mobil untuk pulang ke rumah, ketika tiba-tiba sebuah mobil SUV merek Hyundai yang tidak ada pengemudinya, bergerak ke arah mereka. Camila dan ayahnya terjepit di antara mobil Hyundai itu dengan mobil mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Camila langsung dilarikan ke rumah sakit anak setempat, namun sayang, dia dinyatakan meninggal dunia pada Senin (15/1) malam. Tidak dijelaskan lebih lanjut soal luka-luka yang dialami Camila dan ayahnya, namun sang ayah berhasil selamat.

CTV News melaporkan wanita pemilik mobil Hyundai itu memarkir kendaraannya di ruas jalanan yang lebih tinggi di dekat sekolah dan kemudian berjalan masuk ke arah sekolah. Tidak diketahui pasti apakah mobil telah berhenti dengan sempurna atau apakah ada gangguan mesin yang membuat mobil bergerak sendiri.

Camila Torcato didiagnosis kanker sejak usia 2 tahunCamila Torcato didiagnosis kanker sejak usia 2 tahun Foto: GoFundMe/Channel News Asia

Media lokal Kanada lainnya, Toronto Star, melaporkan bahwa Camila didiagnosis kanker sejak usia 2 tahun. Beberapa tahun terakhir, Camila banyak menjalani operasi ginjal dan paru-paru. Dia baru saja menyelesaikan kemoterapi setahun lalu dan mulai masuk sekolah pada September 2017.

Ayah Camila, Amilcar Torcato, menuturkan bahwa biasanya sang ibunda yang menjemput Camila dari sekolah. Namun pada Senin (15/1) itu, Camila meminta ayahnya untuk menjemputnya di sekolah.

"Dia anak yang sangat spesial, dia memiliki masalah sebelumnya, dia kena kanker, tapi dia seorang pejuang. Dia anak yang sangat manis, pemalu, tapi sangat manis; pikiran saya dipenuhi kenangan dirinya," ucap Torcato kepada Toronto Star.

Torcato meminta orang-orang untuk lebih berhati-hati dalam memarkir mobil di sekitar sekolah untuk menghindari tragedi semacam ini. "Pastikan Anda mematikan mesin, dan jangan pergi keluar (mobil) tanpa mematikan mesin. Ini bisa terulang, kemarin mengenai dia (Camila-red), besok, bisa jadi mengenai anak lainnya," ucapnya.

Pejabat kepolisian setempat, Duncan Miller, menyebut kematian Camila ini sebagai 'insiden ganjil'. Penyidik kepolisian masih mengumpulkan bukti dan memeriksa apakah kegagalan mesin menjadi penyebab insiden ini.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads