DetikNews
Kamis 18 Januari 2018, 12:08 WIB

Kedubes AS Dipindah ke Yerusalem dalam Setahun? Ini Kata Trump

Novi Christiastuti - detikNews
Kedubes AS Dipindah ke Yerusalem dalam Setahun? Ini Kata Trump Donald Trump didampingi Menlu AS Rex Tillerson (kiri) dan Menhan AS James Mattis (kanan) (REUTERS/Jonathan Ernst)
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengomentari pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mengklaim pemindahan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem bisa berlangsung dalam waktu setahun. Apa kata Trump?

Dalam wawancara dengan Reuters, seperti dilansir pada Kamis (18/1/2018), Trump membantah klaim Netanyahu soal jangka waktu pemindahan Kedubes AS yang disebut hanya memakan setahun.

"Pada akhir tahun? Kita berbicara soal skenario-skenario berbeda -- maksud saya jelas itu akan ada dalam basis sementara. Tapi kita tidak melihat ke arah sana. Tidak begitu," ucap Trump.

Usai mengumumkan keputusan kontroversial dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember 2017, Trump memerintahkan Departemen Luar Negeri AS untuk merancang proses pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.


Dalam pernyataannya beberapa waktu lalu, Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, menyatakan proses pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem tidak akan berlangsung dalam waktu singkat. "Mungkin tidak lebih cepat dari tiga tahun, dan itu sudah cukup ambisius," ucap Tillerson saat itu.

Proses pemindahan Kedubes AS itu melibatkan upaya untuk mencari dan mengamankan lokasi yang akan menjadi kantor Kedubes AS yang baru, juga mencari tempat tinggal baru untuk para diplomat AS di Yerusalem.

Pekan ini, saat melakukan kunjungan kenegaraan ke India, PM Netanyahu menyinggung soal pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem. "Penilaian solid saya adalah itu (pemindahan Kedubes AS) akan berlangsung lebih cepat dari yang Anda bayangkan -- dalam waktu setahun mulai sekarang," ucap Netanyahu di sela-sela kunjungan kenegaraan ke India, Rabu (17/1) waktu setempat.


Terlepas dari pernyataan Netanyahu itu, Trump menjanjikan Kedubes AS yang baru di Yerusalem akan menjadi 'kedutaan yang cantik tapi tidak seperti (kedutaan) yang memakan biaya US$ 1,2 miliar'. Dia merujuk pada gedung baru Kedubes AS di London, Inggris yang baru dibuka 16 Januari kemarin.

Pekan lalu, Trump membatalkan kunjungan ke London untuk meresmikan gedung baru Kedubes AS. Trump enggan meresmikan gedung baru Kedubes AS itu karena dia tidak senang dengan lokasi dan biaya yang dihabiskan untuk membangun gedung baru itu.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed