Mantan Staf CIA Ditangkap di Bandara JFK

Mantan Staf CIA Ditangkap di Bandara JFK

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 17 Jan 2018 12:50 WIB
Mantan Staf CIA Ditangkap di Bandara JFK
Ilustrasi (AFP Photo/SAUL LOEB)
New York - Seorang mantan staf Badan Intelijen Pusat (CIA) ditangkap di Bandara Internasional John F Kennedy, New York, Amerika Serikat (AS). Mantan staf CIA ini kedapatan menyimpan daftar nama agen-agen CIA yang menyamar serta lokasi-lokasi fasilitas rahasia CIA.

Dituturkan Departemen Kehakiman AS, seperti dilansir CNN, Rabu (17/1/2018), Jerry Chun Shing Lee (53) yang 13 tahun bekerja di CIA, dijerat dakwaan menyimpan informasi pertahanan nasional dengan cara yang melanggar hukum. Dia bekerja di CIA dari tahun 1994 hingga 2007 lalu.

Lee terancam hukuman 10 tahun penjara jika dinyatakan bersalah atas dakwaan ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Anjing-anjing CIA

Penangkapan dilakukan setelah Lee kedapatan menyimpan catatan kecil yang berisi tulisan tangan nama-nama asli dan nomor telepon sejumlah aset serta agen CIA yang sedang menyamar. Catatan itu juga memuat alamat sejumlah fasilitas dan operasi rahasia CIA.

Informasi yang ditulis Lee dalam catatan kecil itu dikategorikan sebagai informasi rahasia negara. "Pengungkapannya (informasi rahasia negara-red) bisa menyebabkan dampak luar biasa besar terhadap Keamanan Nasional Amerika Serikat," demikian pernyataan otoritas AS.

Catatan kecil itu ditemukan agen Biro Investigasi Federal (FBI) yang menggeledah kamar hotel yang pernah ditempati Lee pada tahun 2012. Dokumen pengadilan menyebut, catatan kecil itu terbungkus dompet plastik kecil dan transparan yang dimasukkan ke dalam koper Lee.

Lee hadir dalam persidangan perdana di Brooklyn pada Selasa (16/1) dan tidak mengajukan pembelaan diri.

Lee yang merupakan staf CIA terlatih ini bertugas menjaga dokumen izin keamanan yang tergolong rahasia negara dari tahun 1994-2007, saat dia berhenti dari CIA. Lee yang merupakan warga naturalisasi AS ini tinggal di Hong Kong saat ini.

Ketika FBI menggeledah kamar hotel yang ditempatinya pada Agustus 2012 lalu, Lee sedang dalam proses pindah tempat tinggal ke Virginia, AS. Dia dan keluarganya tinggal di Virginia hingga Juni 2013, sebelum pindah ke Hong Kong.

Saat ditangkap di New York pada Senin (15/1) waktu setempat, Lee untuk pertama kalinya kembali ke AS setelah pindah ke Hong Kong tahun 2013.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads