Dokter: Trump Kelebihan Berat Badan dan Perlu Olahraga Rutin

Dokter: Trump Kelebihan Berat Badan dan Perlu Olahraga Rutin

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 17 Jan 2018 10:01 WIB
Dokter: Trump Kelebihan Berat Badan dan Perlu Olahraga Rutin
Dokter kepresidenan AS, Ronny Jackson (REUTERS/Carlos Barria)
Washington DC - Dokter kepresidenan Amerika Serikat (AS) membeberkan hasil pemeriksaan kesehatan Presiden Donald Trump. Dokter Ronny Jackson menyatakan kondisi kesehatan Trump luar biasa baik, meski diakui bahwa Trump mengalami kelebihan berat badan dan perlu berolahraga secara rutin.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (17/1/2018), Trump yang semasa kampanye pilpres 2016 lalu enggan membagi hasil pemeriksaan medisnya, kini memanfaatkan pemeriksaan medis kepresidenan pertamanya untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul soal kondisi kesehatannya.

Pemeriksaan medis kepresidenan ini digelar di Walter Reed National Medical Center pada Jumat (12/1) lalu. Dilaporkan bahwa Trump memberikan izin kepada dokter Jackson untuk merilis rincian hasil pemeriksaan medisnya ke publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Trump yang kini berusia 71 tahun, diketahui sangat menggemari makanan tinggi lemak seperti ayam goreng, hamburger dan steak. Untuk olahraga, Trump hanya gemar bermain golf dan jarang olahraga rutin setiap hari. Dokter Jackson menyebut, Trump dinyatakan mengalami kelebihan berat badan, dengan tinggi badan 190 cm dan berat 108 kilogram.

Tekanan darah Trump tercatat pada level 122/74 yang tergolong normal. Namun kadar kolesterol dalam darah Trump tercatat cukup tinggi. Menurut dokter Jackson, Trump perlu mengurangi kalori, lemak dan karbohidrat dalam tubuhnya. Dituturkan dokter Jackson, Trump akan berusaha mengurangi berat badan sebesar 4,5 kg - 6,8 kg dengan makan makanan yang lebih baik dan mulai berolahraga rutin.

"Dia lebih antusias soal diet daripada olahraga, tapi kami akan melakukan keduanya," ucap dokter Jackson, sembari menambahkan bahwa Ibu Negara Melania mungkin akan dilibatkan untuk membantu Trump rutin berolahraga.


Dokter juga menyatakan kesehatan jantung Trump sungguh luar biasa. Dokter menekankan bahwa Trump telah menjalani pemeriksaan latihan tekanan dan hasil pemeriksaan jantung atau coronary calcium score Trump juga telah dikonsultasikan pada ahli kardiologi. Dokter Jackson menyebut faktor genetik yang baik berkontribusi pada hasil pemeriksaan kesehatan Trump yang bagus ini.

"Begitulah Tuhan menciptakannya," ucap dokter Gedung Putih itu kepada wartawan.

Sementara itu, kesehatan mental Trump menjadi pertanyaan publik sejak lama. Pertanyaan yang muncul semakin intens setelah buku kontroversial 'Fire and Fury: Inside the Trump White House' dirilis. Buku itu menggambarkan kepribadian Trump yang kekanak-kanakan dan suasana hatinya tidak bisa ditebak.


Dokter Jackson mengatakan, Trump sebenarnya tidak perlu menjalani tes kognitif, namun atas permintaan Trump, tes kognitif dimasukkan ke dalam pemeriksaan. Trump pun menjawab 30 pertanyaan Montreal Cognitive Assessment.

Tes kognitif bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pengetahuan seseorang terhadap suatu materi. Tes itu juga digunakan untuk mencari gejala-gejala Alzheimer atau bentuk demensia lainnya. Namun tes ini tidak mengukur kesehatan kejiwaan seseorang.

Dokter Jackson menyatakan Trump lolos pemeriksaan gejala demensia. Dokter Jackson juga menyebut Trump mencapai nilai sempurna dalam tes kognitif. "Presiden secara mental sangat tajam, sangat utuh," sebutnya.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads