DetikNews
Selasa 16 Januari 2018, 18:36 WIB

Bunuh Pengungsi Suriah dan Bayinya, 2 Pria Turki Dibui Seumur Hidup

Novi Christiastuti - detikNews
Bunuh Pengungsi Suriah dan Bayinya, 2 Pria Turki Dibui Seumur Hidup Ilustrasi (REUTERS/Dario Pignatelli)
Ankara - Dua pria Turki divonis penjara seumur hidup atas pembunuhan seorang pengungsi wanita Suriah dan bayinya. Kedua pria itu dengan bejat memperkosa si pengungsi Suriah lalu membunuhnya.

Kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang terjadi tahun 2017 lalu ini memicu kehebohan dan kecaman publik Turki. Seperti dilansir AFP, Selasa (16/1/2018), pengungsi Suriah itu diperkosa dan dirajam hingga tewas oleh para pelaku di Provinsi Sakarya.

Saat diserang, pengungsi Suriah itu sedang hamil dan diketahui akan melahirkan bayinya dalam beberapa hari. Tidak hanya itu, dengan keji para pelaku juga mencekik bayi berusia 10 bulan hingga tewas. Bayi itu juga merupakan anak wanita pengungsi itu.

Pengadilan Turki, seperti dikutip kantor berita Anadolu, menyatakan kedua pria Turki itu bersalah atas pembunuhan berencana, membunuh wanita hamil, penyerangan seksual dan membunuh bayi yang tidak berdaya membela diri.

Kedua pria Turki yang tidak disebut namanya itu masing-masing dijatuhi vonis penjara seumur hidup.

Suami korban mengaku tidak puas atas vonis yang dijatuhkan pada Senin (15/1) waktu setempat itu. "Mereka yang membunuh istri dan bayi saya secara brutal, tidak memiliki hak untuk hidup," ucapnya sambil menangis di luar pengadilan.

Kasus ini berawal pada Juli 2017, saat suami korban melapor pada otoritas keamanan Turki setelah gagal menemukan istrinya yang sedang hamil dan bayinya yang masih 10 bulan. Usai melakukan penyelidikan, otoritas Turki menahan dua pria yang mengaku telah melakukan tindakan biadab.

Para pelaku menyusup masuk ke rumah korban dan membawanya juga bayinya ke sebuah hutan di Sakarya. Jenazah korban dan bayinya ditemukan warga desa Sakarya.

Media-media lokal Turki memberitakan bahwa kedua pelaku yang bekerja di satu pabrik yang sama dengan suami korban, sempat bertengkar dengan suami korban sebelum pemerkosaan dan pembunuhan terjadi.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed