DetikNews
Jumat 12 Januari 2018, 16:52 WIB

Trump Enggan Hadiri Pembukaan Gedung Baru Kedubes AS di London

Novi Christiastuti - detikNews
Trump Enggan Hadiri Pembukaan Gedung Baru Kedubes AS di London Gedung baru Kedubes AS di London terlihat dari seberang Sungai Thames (REUTERS/Peter Nicholls)
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan menghadiri upacara pembukaan gedung Kedutaan Besar AS yang baru di London, Inggris. Namun kunjungan kenegaraan Trump ke Inggris masih mungkin dilakukan.

Seperti dilansir AFP, Jumat (12/1/2018), Trump mengumumkan pembatalan kehadirannya dalam pembukaan gedung baru Kedubes AS di London ini via akun Twitter pribadinya, @realDonaldTrump, pada Kamis (11/1) tengah malam.

Trump awalnya dijadwalkan mengunjungi London bulan depan, untuk menghadiri pembukaan gedung baru Kedubes AS. Namun pekan ini, Trump mengumumkan pembatalan kunjungannya itu karena dia tidak senang dengan lokasi dan biaya yang dihabiskan untuk membangun gedung baru.

"Alasan saya membatalkan kunjungan ke London adalah, saya bukan penggemar berat Pemerintahan (Presiden Barack) Obama yang menjual mungkin kedutaan terbaik dan berlokasi terbaik di London untuk 'kacang', hanya untuk membangun gedung baru di lokasi yang jelek dengan (menghabiskan) US$ 1,2 miliar," ucap Trump via Twitter.

"Kesepakatan buruk. Ingin saya memotong pita - TIDAK!" imbuhnya. Rencana Trump menghadiri pembukaan gedung baru ini dilaporkan media-media Inggris, akan disambut aksi protes oleh warga setempat.




Kunjungan ke London untuk menghadiri pembukaan gedung baru Kedubes AS ini berbeda dengan rencana kunjungan kenegaraan Trump ke Inggris yang direncanakan akan dilakukan pada masa mendatang. Rencana kunjungan kenegaraan itu telah menuai protes dari pejabat dan publik Inggris.

Namun pada 7 Januari lalu, Perdana Menteri Inggris Theresa May menegaskan bahwa rencana kunjungan kenegaraan Trump masih terjadwal, meski waktunya belum ditetapkan. "Trump akan datang ke Inggris," ucap PM May singkat.

Keputusan untuk memindahkan lokasi gedung Kedubes AS di London diumumkan pada tahun 2008, di bawah pemerintahan Presiden George W Bush. Pengumuman itu disertai rencana untuk menjual gedung lama yang ada di Grosvenor Square, Mayfair yang merupakan kawasan kelas atas London.

Gedung Kedubes AS yang lama terletak di kawasan Grosvenor Square yang dikenal sebagai 'Little America' selama Perang Dunia II. Di kawasan itu, terdapat juga markas militer Jenderal Dwight D Eisenhower.

Sementara itu, gedung baru Kedubes AS berlokasi di sebelah selatan Sungai Thames. Pembangunan gedung baru yang memakan biaya US$ 1 miliar ini didanai dari hasil penjualan properti-properti lainnya milik otoritas AS di London. Rencananya gedung baru dengan 12 lantai ini akan dibuka untuk umum pada 16 Januari mendatang.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed