Dilansir dari AFP, Jumat (12/1/2018), bangunan tersebut ditemukan dalam sebuah misi yang dilakukan oleh tim Amerika dan Mesir. Lokasi penemuan tepatnya berada di daerah Tal Edfu, sebelah utara dari kota Aswan, Mesir.
Kementerian Negara Urusan Kepurbakalaan Mesir mengatakan salah satu bangunan diketahui pernah eksis di era Firaun Djedkare Isesi dari dinasti kelima, yang pernah memimpin Mesir lebih dari 4.400 tahun yang lalu. Sedangkan satunya lagi, pernah dibangun di masa dinasti keenam yang memimpin Mesir pada kurun waktu 2.323 hingga 2.135 sebelum Masehi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bangunan tersebut pernah digunakan sebagai bangunan administrasi untuk tim penambangan yang menuju timur gurun untuk mencari emas, tembaga, dan batu mulia," imbuh dia.
Menurut sejarawan, era Firaun Djedkare Isesi dikenal karena ekspedisinya untuk mengekstrak bahan baku, terutama tembaga dari Semenanjung Sinai.
Dijelaskan Ashmawy, di dekat Aswan, tim Mesir menemukan sebuah lempeng pemakaman batu kapur setinggi 40 cm (hampir 16 inci) dengan lebar 27 cm. Di Kuil Kom Ombo, terdapat patung batu pasir setinggi 25 cm yang menunjukkan pose seseorang sedang berjongkok. Ada pula dua patung dewa Horus yang ditemukan dalam misi. (gbr/nkn)











































