DetikNews
Kamis 11 Januari 2018, 21:02 WIB

Intelijen Belanda Klaim Gagalkan 4 Rencana Teror Sejak 2011

Novi Christiastuti - detikNews
Intelijen Belanda Klaim Gagalkan 4 Rencana Teror Sejak 2011 Ilustrasi (AFP Photo/Joshua Lott)
Amsterdam - Otoritas Belanda mengklaim telah menggagalkan empat rencana teror sejak tahun 2011. Beberapa tersangka ditangkap dan sejumlah persenjataan disita dalam penggagalan rencana teror itu.

Direktur Dinas Intelijen dan Keamanan Belanda, AIVD, Rob Bertholee, menuturkan kepada televisi NOS seperti dilansir AFP, Kamis (11/1/2018), bahwa pihaknya baru-baru ini menggagalkan dua hingga tiga rencana teror. Namun jika dicatat sejak Bertholee menjabat pada Desember 2011, setidaknya ada tiga hingga empat rencana teror yang berhasil digagalkan intelijen Belanda.

Secara terpisah, juru bicara AIVD Hilbert Bredemeijer menuturkan kepada AFP bahwa total ada empat rencana teror yang digagalkan dalam beberapa tahun terakhir. "Ini tentu persoalan ketajaman," sebutnya.

Terkait salah satu rencana teror yang digagalkan, seorang tersangka telah divonis 4 tahun penjara pada November tahun lalu. Tersangka teror itu ditangkap tahun 2016, setelah polisi menemukan senapan serbu dan sejumlah besar kembang api di dalam apartemennya di Rotterdam.

Saat ditanya lebih lanjut, sebenarnya ada berapa rencana teror yang terdeteksi oleh intelijen, Bertholee menjawab: "Baru-baru ini ada dua atau tiga yang tidak bisa saya bocorkan karena beberapa dari kasus itu masih ditangani dan belum disidangkan."

Belanda memang tidak dilanda banyak serangan teror seperti negara tetangganya, Prancis, Belgia dan Inggris, dalam beberapa tahun terakhir. Namun ada kekhawatiran akan serangan teror dan para tersangka teror dari negara lain yang mungkin masuk melalui wilayah Belanda, sehingga otoritas setempat tetap waspada tinggi.

"Hal yang utama yang rumit di sini adalah kita jelas menyelidiki hal yang mungkin terjadi," ucap Bertholee soal kesulitan dalam menyelidiki rencana teror yang belum terjadi.

Pada 24 Desember 2017, kepolisian Belanda menangkap empat pria terkait seorang warga Swedia atas kecurigaan terlibat aktivitas terorisme. Sedangkan dalam insiden lainnya, polisi militer Belanda menembak seorang pria berpisau hingga luka-luka di Bandara Schiphol, Amsterdam. Pria berpisau itu memicu kepanikan di lingkungan bandara yang ramai orang pada pertengahan Desember tahun lalu.


(nvc/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed