Kebakaran semak yang tak terkendali menghancurkan sejumlah bangunan di pinggiran kota Melbourne, ibu kota negara bagian Victoria hari ini. Kepala manajemen emergensi Victoria, Craig Lapsley mengatakan, suhu panas ditambah dengan musim kemarau, angin kencang dan perubahan angin telah menimbulkan kondisi berbahaya.
"Ini persis seperti apa yang diperkirakan dan saat kita mengalami kebakaran, itu jelas masalah bagi kita," ujar Lapsley pada konferensi pers seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (6/1/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringatan bahaya telah dikeluarkan di Victoria dan negara bagian Australia Selatan terkait situasi ini. Otoritas mengingatkan warga pedesaan setempat untuk berlindung di dalam bagunan jika terjadi kebakaran yang tak terkendali.
Sebelumnya pada tahun 2009, kebakaran semak terdahsyat menghancurkan ribuan rumah di Victoria, dan menewaskan 173 orang serta melukai 414 orang di hari yang oleh media dijuluki sebagai "Sabtu Hitam". (ita/ita)











































