Seperti dilansir AFP, Rabu (3/1/2018), wanita bernama Emilie Koenig (33) ini dilaporkan ditangkap oleh pasukan Kurdi di Suriah. Kabar penangkapannya diungkapkan oleh ibundanya yang tinggal di Prancis.
"Ditahan di kamp Kurdi dan telah diinterogasi dan disiksa," sebut ibunda Koenig kepada surat kabar lokal Prancis, Ouest-France. Pasukan Kurdi merupakan 'sekutu' AS dalam operasi melawan ISIS di Suriah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koenig saat memakai cadar Foto: Screenshot YouTube/midilibre.fr |
Dilaporkan Koenig menjadi mualaf setelah menikahi suami pertamanya, merupakan pria keturunan Aljazair yang ditangkap terkait perdagangan narkoba.
Dia belajar Bahasa Arab, mengubah namanya menjadi Samra dan mulai mengenakan cadar. Koenig pergi ke Suriah untuk bergabung dengan pasangan barunya, yang akhirnya tewas dalam pertempuran.
Koenig muncul dalam sejumlah video propaganda yang isinya menyerukan jihad 'selama musuh ada di sekitar'.
Usai mendapat kabar putrinya tertangkap di Suriah, ibunda Koenig menginginkan dia dipulangkan ke Prancis dan meminta maaf kepada keluarga juga negaranya.
(nvc/rna)











































Koenig saat memakai cadar Foto: Screenshot YouTube/midilibre.fr