Seperti dilansir AFP, Rabu (3/1/2018), otoritas Vietnam masih menyelidiki penyebab ledakan di distrik Yen Phong, Provinsi Bac Ninh ini. Ledakan dilaporkan terjadi pada Rabu (3/1) pagi, sekitar 04.30 waktu setempat.
Akibat ledakan ini, sejumlah gedung hancur dan puing-puingnya berterbangan ke udara. Dilaporkan seorang reporter AFP di lokasi kejadian, ledakan ini menghancurkan total lima rumah dan memecahkan kaca jendela gedung-gedung sekitarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: AFP PHOTO/HOANG DINH NAM |
Laporan dari Departemen Kesehatan Provinsi Bac Ninh melaporkan, seorang bayi laki-laki berusia 1 tahun dan seorang balita perempuan berusia 5 tahun tewas akibat ledakan ini. Enam orang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit setempat.
"Ledakan ini tampaknya terjadi di sebuah area yang terdapat banyak keluarga yang mengumpulkan rongsokan," tutur seorang pejabat lokal yang enggan disebut namanya kepada AFP.
Penyebab ledakan ini belum diketahui pasti. Namun selama ini dilaporkan tumpukan logam dari berton-ton bom era Perang Vietnam yang masih menyelimuti wilayah negara ini, kerap berakhir tragedi. Pada Agustus tahun lalu, enam orang termasuk tiga anak-anak tewas setelah sisa bom era perang meledak di Provinsi Kanh Hoa. Laporan saat itu menyebut ledakan terjadi saat para pekerja memotong logam dari bom tersebut.
Sejak Perang Vietnam berakhir tahun 1975, lebih dari 42 ribu orang tewas dan lebih dari 62.100 orang mengalami luka-luka akibat sisa bom yang dijatuhkan pesawat AS, yang belum meledak.
(nvc/rna)












































Foto: AFP PHOTO/HOANG DINH NAM