DetikNews
Sabtu 30 Desember 2017, 16:59 WIB

Pemuda Gaza Tewas dalam Bentrokan Terbaru dengan Tentara Israel

Novi Christiastuti - detikNews
Pemuda Gaza Tewas dalam Bentrokan Terbaru dengan Tentara Israel Bentrokan terbaru di perbatasan Gaza-Israel (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
Gaza City - Seorang pemuda Gaza meninggal dunia usai terluka akibat tembakan tentara Israel dalam bentrokan terbaru. Pemuda ini mengalami luka parah setelah terkena peluru sungguhan yang digunakan tentara Israel saat menangani bentrokan dengan demonstran Palestina.

Dituturkan juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina, Ashraf al-Qudra, seperti dilansir AFP, Sabtu (30/12/2017), pemuda Gaza yang tewas ini bernama Jamal Muslih (20) yang berasal dari kamp pengungsi Al-Bureij, Gaza bagian tengah.

Al-Qudra menyebut Muslih mengalami luka serius akibat tembakan tentara Israel dalam bentrok di perbatasan Gaza-Israel pada Jumat (29/12).

Bentrokan terjadi saat para warga Palestina ini kembali menggelar unjuk rasa untuk memprotes keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang pada 6 Desember lalu, mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Aksi protes ini merupakan bagian dari seruan 'hari kemarahan' yang terus digaungkan Hamas yang menguasai Gaza dan kelompok militan lainnya.

Dengan kematian Muslih, dengan demikian sudah 13 warga Palestina yang tewas dalam berbagai bentrokan yang dipicu unjuk rasa memprotes keputusan Trump. Sebanyak 11 orang tewas dalam bentrokan dengan tentara Israel, sedangkan dua orang lainnya tewas akibat serangan udara Israel ke wilayah Gaza pada awal bulan ini.


Lebih dari 50 warga Palestina mengalami luka-luka dalam bentrokan terbaru dengan tentara Israel di perbatasan Gaza. Sedangkan di Tepi Barat, sedikitnya 16 orang mengalami luka-luka akibat peluru karet dan peluru sungguhan yang ditembakkan tentara Israel saat bentrokan terjadi.

Pada hari yang sama, Jumat (29/12), militer Israel juga menggempur Jalur Gaza dengan tembakan tank dan serangan udara. Gempuran ini merupakan balasan setelah tiga roket ditembakkan dari Gaza ke wilayah Israel bagian selatan.

Dua dari tiga roket itu berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome milik Israel. Satu roket lainnya diklaim mengenai sebuah bangunan di wilayah Israel dekat Gaza. Tidak ada kerusakan maupun korban jiwa akibat serangan roket dari Gaza ini.

Sementara itu, gempuran Israel ditargetkan terhadap dua pos yang diyakini milik Hamas yang menguasai Gaza. Juru bicara Kementerian Kesehatan Hamas menyatakan terjadi kerusakan, namun tidak ada korban luka akibat gempuran Israel itu.
(nvc/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed