Dilansir CNN, Kamis (28/12/2017), taman ini sebelumnya menampung lebih dari 300 hewan. Namun taman ini terbengkalai setelah perang terjadi di kota.
Terperangkap di taman, hewan-hewan ini hanya mendapatkan sedikit air dan makanan. Banyak hewan yang mati karena kelaparan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua hiena ikut dipindahkan (Foto: Syrian zoo rescue mission via CNN) |
Sementara beberapa lainnya terbunuh bom udara yang menghancurkan kota yang ramai itu, di mana seluruh bangunan juga rusak menjadi puing-puing.
Pada 2017, hanya 13 hewan yang ditemukan hidup di taman itu. Mereka diselamatkan oleh organisasi kesejahteraan hewan internasional Four Paws.
"Dengan misi kami, kami ingin menyebarkan pesan bahwa nilai kemanusiaan tidak dapat dipecah belah dan bahwa hewan-hewan yang menderita ini pantas didengar dan dilihat," kata dokter hewan dan kepala misi penyelamatan FOUR PAWS, Amir Khalil.
Saeed, bersama empat singa lainnya, dua harimau, dua hiena, dua ekor anjing serigala, dan dua beruang hitam dievakuasi dari taman pada bulan Juli.
Mereka diangkut menggunakan truk menuju perbatasan Suriah-Turki. Kini mereka berada di cagar alam Al Ma'wa di Yordania, yang jadi rumah baru mereka. (jbr/bag)












































Dua hiena ikut dipindahkan (Foto: Syrian zoo rescue mission via CNN)