detikNews
Kamis 28 Desember 2017, 10:34 WIB

Kisah Pohon Tua Gedung Putih, Saksi Kampanye Keji di AS

Aryo Bhawono - detikNews
Kisah Pohon Tua Gedung Putih, Saksi Kampanye Keji di AS Pohon Magnolia Jackson di halaman Gedung Putih yang akan ditebang : Dok. CNN
Jakarta - Pohon Magnolia di sisi barat Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat (AS), memiliki sejarah panjang sejak ditanam pada 1800-an. Pohon itu menjadi penanda atas keji-nya kampanye politik di AS semasa Presiden Andrew Jackson pada 1828. Kini ibu negara AS, Melania Trump, memutuskan untuk menumbangkan pohon tersebut.

Pohon yang terpampang dalam lembar uang pecahan 20 dollar AS cetakan 1928-1998 itu biasa disebut Magnolia Jackson. Presiden AS ke-7, Andrew Jackson, sengaja menanam pohon itu untuk memperingati kematian istrinya, Rachel, pada 1828.

[Gambas:Video 20detik]


Kala itu kegembiraan pesta kemenangannya sebagai presiden AS terpilih berlalu cepat. Istrinya mulai sakit-sakitan hingga meninggal. Pasangan itu telah melalui masa kampanye yang menyakitkan.

Jackson diserang oleh lawan politiknya, John Quincy Adams dengan isu perceraian, perdagangan budak, hinggga pembantai suku Indian. Sejarah AS mencatat kampanye pada 1828 sebagai kampanye politik penuh caci maki. Jackson-pun menyalahkan serangan lawan politiknyalah yang mengantar istrinya pada kematian.

"Di hadapan orang suci ini. Saya bisa dan memaafkan musuh saya. Tetapi orang-orang yang memfitnahnya harus meminta Tuhan untuk belas kasihan," ucapnya waktu itu seperti ditulis oleh Wesley O. Hagood dalam bukunya Presidential Sex: From The Founding Fathers to Bill Clinton.

Kisah Pohon Tua di Gedung Putih, Saksi Kampanye Keji di AS Pohon Magnolia Jackson di selembar uang USD 20 (Foto: Dok. CNN)


Di atas kalimat itulah pohon Magnolia di sisi barat Gedung Putih tumbuh. Ia menjadi pohon terbesar dan tertua dari tiga pohon di sisi barat. Dahannya menutup jendela lantai 1, ruang makan kenegaraan.

Keberadaannya telah mengisi sejarah Gedung Putih. Pada 1994 sebuah pesawat bermesin tunggal jatuh di bagian selatan Gedung putih. Puing pesawat itu berserakan dan menyebabkan ranting terbesarnya patah.

Beberapa ibu negara AS memanfaatkan pohon itu sebagai inspirasi. Istri Presiden AS ke 43 George W. Bush, Laura Bush, memerintahkan pembuatan satu set porselen yang dinamainya 'The Magnolia Residence China' yang dilukis dengan daun magnolia dan bunganya.

Sedangkan Michelle Obama, istri mantan Presiden Barrack Obama, mengirimkan bobot pohon Magnolia itu ke Departemen Pertanian AS untuk ditanam di kebun komunitas milik mereka pada 2009. Ia juga membawa bibit pohon itu untuk diberikan kepada rakyat Kuba semasa kunjungan suaminya pada 2016.

Kisah Pohon Tua di Gedung Putih, Saksi Kampanye Keji di AS Foto: Dok. Washingtonexaminer


Namun kini sejarah pohon itu mesti berakhir. Laporan CNN menyebutkan spesialis pepohonan dari US National Arboretum tengah mengobservasi pohon itu dan merekomendasikan penebangan pohon itu meski pelestarian Magnolia Jackson sudah berkali-kali dilakukan.

"Pohon itu sangat bergantung pada dukungan buatan. Tanpa pemasangan kabel, pohon itu sudah gugur bertahun-tahun lalu. Saat ini sistem kabel sudah gagal dan telah menembus lapisan kayu yang sangat tipis," tulis dokumen yang diperoleh CNN.

Permasalahan Magnolia Jackson, masih menurut dokumen itu, sudah terjadi lima dekade lalu. Pokok pohon telah keluar dari dasarnya dan merusak kulit batang.

Pada 1970-an batang utama pohon telah patah dan meninggalkan rongga besar. Rongga itu kemudian diisi dengan semen dan ranting-rantingnya disangga dengan kabel. Sistem penyanggaan dengan kabel ini dikembangkan lagi pada 1981.

Keputusan penebangan dilakukan oleh ibu negara AS, Melania Trump, setelah melihat laporan itu. Ia sudah membicarakan kepada para staf-nya mengenai berbagai pilihan tindakan yang bisa dilakukan.

"Dia percaya berbagai upaya sudah dilakukan untuk melestarikan pohon bersejarah itu, sekarang ia lebih mengkhawatirkan keselamatan pengunjung dan jurnalis yang sering berdiri di pohon itu," ucap Direktur Komunikasi Trump, Stephanie Grisham.

Trump sendiri sudah meminta kayu pohon itu untuk dilestarikan. Penebangan pohon tersebut akan dilakukan pada pekan ini.

Informasi yang diperoleh CNN menyebutkan Trump tengah menyiapkan pohon pengganti dari bibit yang sama. Rencananya bibit itu akan ditanam di tempat yang sama. Dengan begitu, sejarah Magnolia Jackson- diharapkan akan pun terus berlanjut.
(jat/erd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed