Seperti dilansir CNN dan AFP, Kamis (14/12/2017), uang yang dicuri oleh gelandangan ini berasal dari kantor sebuah perusahaan penanganan uang tunai (cash-handling) bernama Loomis yang ada di Terminal 2F Bandara Charles de Gaulle. Pencurian terjadi pada Jumat (8/12) sore, pekan lalu. Pintu kantor Loomis dalam keadaan tidak terkunci saat pencurian terjadi.
Kamera keamanan (CCTV) di lokasi kejadian menunjukkan seorang pria gelandangan yang diyakini berusia 50 tahun, sedang mengais-ngais tempat sampah di dekat kantor Loomis. Pria itu kemudian bersandar pada pintu kantor Loomis dan terkejut saat pintu itu terbuka dengan sendirinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria gelandangan ini meninggalkan koper miliknya di dalam kantor. Dia keluar dari area bandara dan berjalan menjauh, sambil membawa dua tas berisi uang tunai itu.
Penyelidikan masih terus dilakukan oleh otoritas setempat. Tidak diketahui pasti ke mana pria gelandangan itu kabur. Jejaknya belum terendus hingga kini. Namun juru bicara pengadilan di Bobigny, yang menjadi lokasi bandara itu, menyebut kepolisian bandara mengenali wajah pria gelandangan itu karena dia kerap terlihat tidur di dekat kompleks bandara.
Seorang penyidik setempat menyebut aksi pria gelandangan itu sebagai 'kejahatan sempurna'. Menurutnya, polisi masih mencari tahu mengapa pintu kantor Loomis tidak dikunci saat hari pencurian terjadi.
"Awalnya kami pikir ini jebakan, tapi tampaknya ini murni keberuntungan. Luar biasa," ucap sumber kepolisian setempat yang enggan disebut namanya, kepada AFP.
(nvc/ita)











































