DetikNews
Senin 11 Desember 2017, 23:42 WIB

Ini Identitas Pelaku Peledakan di Manhattan

Aditya Mardiastuti - detikNews
Ini Identitas Pelaku Peledakan di Manhattan Pengamanan pascaledakan di Manhattan (Foto: REUTERS/Edward Tobin)
New York - Pelaku peledakan di sebuah terminal bawah tanah kawasan Manhattan, New York, Amerika Serikat (AS) sudah ditangkap. Pelaku bernama Akayed Ullah (27).

Dilansir CNN, Senin (11/12/2017), Ullah mengenakan 'alat peledak berteknologi rendah' yang dipasang di tubuhnya. Komisaris Polisi James O'Neill mengatakan alat peledak itu tak sengaja meledak ketika masih terpasang di tubuh Ullah.

Saat ini Ullah dirawat di Rumah Sakit Bellevue. Komisaris Departemen Pemadam Kebakaran New York Daniel Nigro mengatakan Ullah dirawat karena luka bakar di tangan dan bagian perutnya.

Hingga saat ini kepolisian masih menyelidiki keterlibatan Ullah dengan jaringan teroris. Namun, O'Neill tidak menjawab lugas ketika ditanya keterkaitan Ullah dengan ISIS.

Terkait insiden ini, Wali Kota New York Bill de Blasio menyebutnya sebagai merupakan upaya teror. Dia memastikan pelaku bergerak sendiri.

"Ini adalah upaya terorisme. Saya bersyukur, pelaku tidak mencapai tujuannya. Penerima laporan kami cepat tanggap dan sepengetahuan kami jumlah korban luka-luka masih kecil," kata Blasio seperti dikutip dalam akun Twitternya @NYCMayor, Senin (11/12/2017).

Dia mengimbau agar warga melapor jika menemukan atau melihat hal-hal yang mencurigakan. Blasio juga memastikan pengamanan di kawasan New York akan ditingkatkan.

Ledakan ini dilaporkan terjadi di dekat terminal Port Authority, dekat Times Square, saat jam-jam sibuk pagi hari. Akibat kejadian ini empat orang mengalami luka-luka. Informasi awal yang disampaikan dua sumber penegak hukum AS menyebut, ada indikasi bom pipa meledak secara tidak sengaja dalam insiden ini.

"Total empat korban luka dilaporkan di lokasi ledakan di Port Authority. Semua luka dinyatakan tidak membahayakan nyawa," demikian pernyataan Dinas Pemadam Kebakaran New York melalui akun Twitter-nya, seperti dikutip pada Senin (11/12). Tidak diketahui pasti apakah empat korban luka ini termasuk pria yang ditangkap.

Sejumlah saksi menyebut kepanikan sempat terjadi usai ledakan melanda. Orang-orang berlarian setelah mendengar suara mirip ledakan. Ada yang berteriak dan berebut untuk keluar.



(ams/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed