Cerita Keluarga Pembelot yang Takut untuk Pulang ke Korut

Cerita Keluarga Pembelot yang Takut untuk Pulang ke Korut

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 29 Nov 2017 07:25 WIB
Cerita Keluarga Pembelot yang Takut untuk Pulang ke Korut
Tentara pembelot Korea Utara terekam CCTV saat coba kabur (Foto: Dok. Reuters TV)
Beijing - Pemerintah China memulangkan sekelompok pembelot, termasuk anak-anak, dari Korea Utara. Para pembelot ini mengaku takut dipulangkan, karena terancam dihukum mati.

dilansir dari BBC, Rabu (29/11/2017), 10 orang pembelot itu ditangkap setelah diam-diam menyusup melalui perbatasan. Seorang pria yang sudah berada di pengasingan, mengaku khawatir istri dan putranya yang berumur 4 tahun akan dipulangkan ke negara asalnya.

Pria itu mengaku bernama Lee. Dia kabur ke Korea Selatan pada 2015 dan berharap keluarganya bisa tinggal bersamanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini saya yakin mereka ada di tahanan. Saya dengar jika kamu tinggal beberapa bulan di sana, anda akan lemah karena kekurangan makanan. Berat badan anda akan berkurang, dan hanya mendapat 20 biji jagung sehari," ujar Lee.

"Saya benar-benar tidak bisa mengekpresikan apa yang saya rasakan. Dunia terasa seperti neraka saat ini," sambungnya.

Awal bulan ini, Lee telah memohon Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengintervensi dan mencegah keluarganya direpatriasi.

Para pembelot ini ditangkap saat penggerebekan di rumah aman di Shenyang, Provinsi Liaoning, kawasan timur laut China pada 4 November lalu. Pasukan keamanan China selama Juli hingga September telah menangkap sekitar 49 warga Korea Utara.

Pemerintah China menolak melindungi mereka dan memperlakukan mereka sebagai pengungsi yang lari dari persekusi.

Video 20Detik: Dramatis! Pelarian Pembelot Korea Utara Terekam Kamera

[Gambas:Video 20detik]

(ams/nkn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads