Seperti dilansir AFP, Selasa (28/11/2017), sebelum insiden ini terjadi, rangkaian kereta itu baru saja mengalami tabrakan dengan sebuah mobil di Morlanwelz, tepatnya di sebuah perlintasan dekat kota industri Charleroi, Belgia bagian selatan. Insiden pertama itu terjadi pada Senin (27/11) waktu setempat.
Dalam insiden tabrakan itu, gerbong bagian depan mengalami kerusakan dan mobil yang bertabrakan dengan kereta ini terbakar.
Jalur rel di kawasan itu lantas ditutup sementara. Para teknisi dikerahkan untuk membersihkan dan memperbaiki rel yang sebelumnya menjadi lokasi kecelakaan.
Pada Senin (27/11) malam waktu setempat, saat sedang diderek, rangkaian kereta itu tiba-tiba terlepas dan melaju tanpa kendali. Rangkaian kereta itu lantas menabrak sekelompok pekerja yang sedang memperbaiki rel.
Dua pekerja di antaranya tewas dan dua pekerja lainnya mengalami luka serius.
Rangkaian kereta yang melaju tanpa kendali itu kemudian menabrak sebuah rangkaian kereta penumpang yang ada di rel yang sama. Tabrakan dengan kereta penumpang itu terjadi di La Louviere, yang berjarak 4 kilometer dari lokasi awal kereta itu diderek.
Sedikitnya lima penumpang di dalam kereta yang ditabrak mengalami luka-luka, mulai dari luka ringan hingga sedang.
Menteri Transportasi Belgia, Francois Bellot, menyatakan insiden ini masih dalam penyelidikan menyeluruh.
(nvc/ita)











































