"Pasukan militer dan kepolisian akan membalaskan dendam para korban dan mengembalikan stabilitas dan keamanan dalam waktu yang singkat," janji Al-Sisi dalam pidatonya dikutip dari AFP, Jumat (24/11/2017).
Pemerintah Mesir telah menetapkan serangan yang terjadi di Masjid Al-Rawdah itu sebagai aksi teror. Presiden Al-Sisi juga menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari untuk menghormati para korban.
Insiden ini terjadi di Masjid Al-Rawdah di Bir al-Abed, yang berada di Kota El-Arish, kota terbesar di Provinsi Sinai Utara. Pelaku meledakkan bom dan melepaskan tembakan ke arah jemaah yang baru menunaikan ibadah salat Jumat. Bahkan pelaku juga menembaki ambulans yang berada di lokasi.
Berbagai foto dari lokasi kejadian menunjukkan para korban yang mengalami pendarahan dan jenazah korban tewas yang ditutupi selimut. (ams/rna)











































