DetikNews
Rabu 22 November 2017, 16:32 WIB

Foto Selfie Ratu Kecantikan Irak dan Israel Ramai Dikritik

Novi Christiastuti - detikNews
Foto Selfie Ratu Kecantikan Irak dan Israel Ramai Dikritik Foto Sarah Idan dan Adar Gandelsman (Instagram/Sarah Idan)
Las Vegas - Foto selfie bareng ratu kecantikan Irak dan Israel menuai reaksi keras. Foto tersebut sebenarnya diambil dengan niat memberikan pesan perdamaian, namun reaksi yang muncul kebanyakan negatif.

Adar Gandelsman dari Israel dan Sarah Idan dari Irak mewakili negara masing-masing dalam kontes kecantikan Miss Universe tahun ini di Las Vegas, Amerika Serikat (AS). Perhelatan itu sendiri akan digelar 26 November mendatang.

Seperti dilansir AFP, Rabu (22/11/2017), foto selfie berjudul 'Peace and Love from Miss Iraq and Miss Israel' itu diposting ke Instagram milik Idan. Foto itu menuai banyak komentar pengguna media sosial.

Tidak hanya komentar positif, komentar negatif juga menghujani postingan Idan itu. Komentar negatif kebanyakan datang dari Irak yang tidak mengakui Israel dan secara teknis masih berperang dengan negara Yahudi itu.

"Perdamaian Anda dengan Israel, yang telah membakar dunia Arab demi kepentingannya sendiri, tidak menghormati kami. Saya menghormati kaum Yahudi penganut pasifisme yang menentang negara Israel, tapi kami tidak ingin perdamaian mereka dibangun di atas puing-puing negara kita," bunyi salah satu komentar online dari seseorang bernama Isra al-Jabri.

Foto Selfie Ratu Kecantikan Irak dan Israel Tuai Reaksi KerasFoto: Screenshot Instagram/Sarah Idan

Komentar online lainnya dari Samah al-Meshhadani bernada lebih netral. "Mungkin dia akan sukses dalam meningkatkan hubungan kita dengan Israel agar kita menjadi teman, siapa tahu?" ucapnya.

Menanggapi berbagai reaksi itu, Idan yang berusia 27 tahun ini memberikan penjelasan. Idan menyebut Gandelsman mengatakan bahwa "Dia berharap agar suatu hari akan ada perdamaian antara dua agama (Yahudi dan Islam) dan agar anak-anaknya tidak lagi harus menjalani wajib militer."

"Dia ingin berfoto dan saya setuju, dengan mengatakan bahwa saya juga mengharapkan perdamaian dan ingin membantu menyampaikan pesan itu. Foto ini tidak berarti saya mendukung pemerintah Israel atau kebijakannya terhadap negara-negara Arab. Saya meminta maaf kepada setiap orang yang memandangnya sebagai penghinaan untuk isu Palestina -- ini bukan tujuannya," imbuh Idan dalam bahasa Arab.

Idan, seorang muslim yang lahir dan besar di Baghdad ini, pernah bekerja dengan militer Amerika juga militer Irak. Dia bekerja dengan militer Amerika sejak tahun 2008 setelah invasi AS ke Irak tahun 2003. Dia kemudian pindah ke AS dan mendapatkan gelar sarjana di Los Angeles.

Gandeslman yang berusia 19 tahun juga memposting fotonya bersama Idan pada akun Instagramnya. "Ini Miss Irak dan dia luar biasa," tulisnya.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed