Dilaporkan media ternama AS, The Washington Post, dan dilansir Reuters, Rabu (22/11/2017), tiga tentara AS berpangkat Bintara ini bertugas pada Badan Komunikasi Gedung Putih. Ketiganya telah dibebastugaskan dari posisi mereka di Gedung Putih.
The Washington Post mengutip sejumlah pejabat AS yang memahami situasi ini dalam laporannya ini. Namun tidak disebut lebih lanjut konten komunikasi tidak pantas yang dilakukan ketiga tentara AS itu dengan sejumlah wanita asing yang dimaksud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pentagon menolak memberikan penjelasan soal insiden ini, namun menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Kami menyadari adanya insiden itu dan saat ini masih dalam penyelidikan," ucap juru bicara Pentagon, Mark Wright.
Badan Komunikasi Gedung Putih bertugas memberikan informasi dan dukungan komunikasi untuk Presiden AS dan para stafnya.
Selain insiden ini, empat personel militer AS lainnya yang ditugaskan pada tim yang sama di Gedung Putih juga memicu masalah yang dipicu perilaku mereka saat mendampingi Wakil Presiden Mike Pence dalam kunjungan ke Panama pada Agustus lalu.
Empat tentara itu, dua dari Angkatan Darat AS dan dua dari Angkatan Udara AS, dituding membawa sejumlah wanita asing ke area steril sebelum Pence tiba.
(nvc/ita)










































