DetikNews
Selasa 21 November 2017, 19:59 WIB

Assad Kunjungi Rusia dan Temui Putin, Apa yang Dibahas?

Novi Christiastuti - detikNews
Assad Kunjungi Rusia dan Temui Putin, Apa yang Dibahas? Assad bertemu Putin di Sochi, Rusia (Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS)
Moskow - Presiden Suriah Bashar al-Assad melakukan kunjungan mendadak ke Sochi, Rusia, dan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam pertemuan ini, dibahas soal perlunya pergeseran dari operasi militer menuju pencarian solusi politik bagi konflik Suriah.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Selasa (21/11/2017), pertemuan Putin dengan Assad ini berlangsung di Sochi pada Senin (20/11) malam waktu setempat. Kremlin sama sekali tidak mengumumkannya ke publik hingga Selasa (21/11) waktu setempat. Dalam foto yang dirilis Kremlin, terlihat Putin menyambut hangat Assad dengan sebuah pelukan.

Putin dan Assad terakhir bertemu di Moskow pada 20 Oktober 2015, beberapa minggu setelah Rusia meluncurkan operasi militer di Suriah untuk membantu rezim Assad. Kunjungan awal pekan ini ke Sochi merupakan kunjungan pertama Assad ke luar negeri yang diumumkan ke publik sejak tahun 2015.

Pelukan hangat Putin untuk Assad saat keduanya bertemu pada 20 November kemarinPelukan hangat Putin untuk Assad saat keduanya bertemu pada 20 November kemarin Foto: Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS

Kantor berita RIA Novosti yang mengutip juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyebut untuk kunjungannya ini, Assad berada di wilayah Rusia selama empat jam sebelum akhirnya kembali ke Suriah.

"Kita masih menempuh perjalanan jauh sebelum mencapai kemenangan yang penuh atas teroris. Tapi sejauh upaya bersama kita dalam memerangi terorisme di wilayah Suriah menjadi kekhawatiran, maka operasi militer ini harus diakhiri," ucap Putin kepada Assad dalam pertemuan itu.

"Sekarang hal paling penting, tentu, adalah berlanjut ke pertanyaan politik, dan saya menekankan dengan kepuasan, kesiapan Anda untuk bekerja bersama pihak-pihak yang menginginkan perdamaian dan solusi," imbuh Putin.


Tidak lupa, Putin memuji Assad dan memprediksi terorisme akan mengalami kekalahan besar di Suriah. "Terima kasih kepada militer Rusia, Suriah telah diselamatkan sebagai sebuah negara. Banyak hal yang dilakukan untuk mewujudkan stabilitas situasi di Suriah," demikian pernyataan Putin.

Mengenakan setelan jas warna gelap dan duduk di seberang Putin, Assad menanggapi: "Pada tahap ini, khususnya setelah kita mencapai kemenangan atas teroris, telah menjadi kepentingan kami untuk maju ke depan dengan proses politik."

"Kami tidak ingin melihat ke belakang. Kami menyambut baik semua pihak yang sungguh ingin mencapai solusi politik. Kami siap berdialog dengan mereka," ucap Assad lagi.

Assad saat bertemu Putin di Sochi, RusiaAssad saat bertemu Putin di Sochi, Rusia Foto: Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS

Pertemuan Putin dan Assad ini digelar menjelang pertemuan tiga kepala negara, yakni Putin dengan Presiden Iran Hassan Rouhani dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Sochi pada Rabu (22/11) besok. Pertemuan itu bertujuan membahas proses perundingan damai Suriah.

Usai pertemuan dengan Assad ini, Putin menyatakan dirinya akan menghubungi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan sejumlah pemimpin Timur Tengah, termasuk Raja Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud untuk memberi tahu isi pertemuan.


(nvc/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed