Seperti dilansir Reuters, Kamis (16/11/2017), dua pelaku melepas tembakan ke arah kendaraan yang membawa Inspektur Distrik Muhammad Ilyas dan keluarganya yang sedang berkendara ke Quetta pada Rabu (15/11) waktu setempat.
Tembakan itu menewaskan Ilyas, istrinya, seorang anaknya dan satu cucu laki-laki yang ada di dalam mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ada tersangka yang ditangkap terkait penembakan ini.
Namun otoritas setempat menyebut terjadi peningkatan kasus penyerangan terhadap personel kepolisian di Baluchistan. Setidaknya lima kasus bom bunuh diri dan satu serangan bersenjata menargetkan kepolisian terjadi di Baluchistan dalam enam bulan terakhir.
Militan dan kelompok sektarian terkait Al-Qaeda dan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) serta Taliban diyakini banyak mendalangi serangan di wilayah yang berbatasan dengan Afghanistan dan Iran itu.
Sejauh ini, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas penembakan terhadap sang polisi dan keluarganya ini.
Baluchistan berada di pusat kawasan yang disebut sebagai Koridor Ekonomi Pakistan China (CPEC), jalur energi dan transportasi dari China bagian barat menuju Pakistan bagian selatan. Kelompok separatis di sana menuntut pembagian yang adil untuk sumber daya mineral dan gas yang didapat dari kawasan tersebut.
(nvc/rna)











































