Seperti dilansir AFP, Rabu (15/11/2017), aturan hukum baru di negara bagian Wisconsin itu disebut sebagai aturan berburu paling permisif di AS ini mulai berlaku Sabtu (11/11) lalu, setelah ditandatangani oleh Gubernur Wisconsin Scott Walker dari Partai Republik.
Yang ironis, aturan hukum ini diberlakukan setelah penembakan brutal di gereja Texas menewaskan lebih dari 20 orang. Kasus penembakan massa di AS masih merajalela dan selalu memicu perdebatan soal aturan pembatasan senjata api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Penembakan di California, 5 Orang Tewas |
Aturan hukum di negara bagian Wisconsin sebelumnya memberlakukan batasan usia 10 tahun, bagi setiap anak untuk membawa senjata berburu mereka sendiri jika didampingi seorang warga dewasa yang terlatih.
Dengan dihapusnya pembatasan usia itu oleh Gubernur Walker, maka kini anak-anak di bawah 10 tahun bisa menggunakan senjata api mereka sendiri. Anak-anak di Wisconsin tidak perlu lagi berbagai senjata api dengan warga dewasa yang mendampingi mereka, seperti yang masih berlaku di negara bagian AS lainnya.
Tidak hanya itu, anak-anak di Wisconsin juga diperbolehkan berburu binatang berukuran besar. Aktivitas berburu memang menjadi tradisi di banyak negara bagian AS sejak lama. Asosiasi Senapan Nasional (NRA) dan Asosiasi Pemburu Beruang Wisconsin sangat mendukung aturan baru di Wisconsin ini. Mereka berargumen, aturan ini akan membantu para orang tua dalam mewariskan tradisi berburu kepada generasi mendatang.
"Saya memiliki putri berusia 14 tahun yang telah ikut berburu dengan saya sejak dia masih duduk di kursi bayi. Saya belajar memegang senjata dengan aman dengan melihat orang-orang yang mengajari saya," ucap salah satu pencetus aturan hukum itu, Rob Stafsholt.
Di sisi lain, aturan hukum ini menuai kritikan dari kalangan penentang senjata api. Beberapa menyebut anak-anak di bawah 10 tahun masih terlalu muda untuk membawa senjata api yang berbahaya, meskipun mereka ditemani warga dewasa.
"Jika Anda masih duduk di kursi bayi saat berangkat berburu, maka Anda seharusnya tidak diberi senjata api ketika tiba di sana (arena berburu)," demikian pernyataan kelompok advokat pengendalian senjata api, Wisconsin Anti-Violence Effort.
Kelompok pencegahan kekerasan senjata api, Brady Campaign, menyebut kekerasan bersenjata menewaskan sekitar 34 ribu orang setiap tahun di AS.
(nvc/rna)











































