Seperti dilansir media Malaysia, The Star, Selasa (14/11/2017), peristiwa tak biasa itu terjadi saat Trudeau yang berparas rupawan ini mengadakan konferensi pers di International Media Centre pada Selasa (14/11) ini.
Berbicara dengan bahasa Inggris dicampur bahasa Prancis, Trudeau menerima tepuk tangan meriah, bahkan standing ovation, saat dia tiba di area International Media Centre yang merupakan 'kantor sementara' awak media dari berbagai negara yang meliput KTT ASEAN.
Trudeau memulai pernyataannya dengan menyebut bahasa Tagalog, bahasa nasional Filipina, banyak digunakan di wilayah-wilayah Kanada. Menurut Trudeau, alasannya karena kelompok imigran terbesar di Kanada berasal dari Filipina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jurnalis mengerubuti Trudeau usai konferensi pers Foto: AFP PHOTO/Laurent FIEVET |
Setelah selesai memberikan keterangan pers, Trudeau langsung 'diserbu' oleh awak media yang sibuk meminta foto selfie bersamanya. Tentu Trudeau yang ramah ini meladeni permintaan para jurnalis tersebut.
Ini merupakan kunjungan kedua Trudeau ke Filipina -- pertama kali dia berkunjung tahun 2015 -- dan kemungkinan besar tidak akan menjadi kunjungan terakhirnya, karena Trudeau telah mengungkapkan tujuannya untuk terus melibatkan Kanada dalam KTT Asia Timur, yang melibatkan negara-negara ASEAN plus mitra-mitra dialog.
"ASEAN memiliki populasi 640 juta jiwa -- itu sama dengan dua kali populasi Amerika Serikat. ASEAN juga menjadi mitra perdagangan terbesar keenam bagi Kanada, jadi menjadi bagian dari KTT Asia Timur cukup masuk akal. Ini akan menciptakan kesempatan ekonomi bagi sektor bisnis Kanada juga LSM," ucap Trudeau dalam pernyataannya.
Trudeau dijadwalkan akan menghadiri penutupan KTT ASEAN ke-31 pada Selasa (14/11) malam waktu setempat. Setelah itu, Trudeau akan terbang kembali ke Vancouver untuk menghadiri simposium keamanan.
(nvc/ita)











































Jurnalis mengerubuti Trudeau usai konferensi pers Foto: AFP PHOTO/Laurent FIEVET