Seperti dilansir AFP, Jumat (10/11/2017), seorang petugas layanan darurat mendapat temuan mengerikan pada Senin (6/11) lalu di sebuah ruas jalan di Warrnambool, yang berjarak 225 kilometer dari kota Melbourne, Victoria.
Temuan mengerikan itu adalah seekor koala yang telah mati dengan kedua telinganya dimutilasi. Tidak diketahui pasti apakah koala itu masih hidup atau sudah mati saat telinganya dipotong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tentu ingin mencari tahu kebenarannya. Tidak ada alasan bagi siapa saja untuk memperlakukan binatang seperti ini, tidak peduli apakah binatang itu masih hidup atau sudah mati," imbuhnya.
Kepolisian Victoria dalam pernyataannya, menyebut insiden ini terjadi menyusul serangkaian kasus pembunuhan binatang keji di area yang sama. Kasus serupa sebelumnya menimpa sejumlah kanguru dan wallaby.
Pada Juni lalu, seekor kanguru ditemukan tewas ditembak dengan bangkainya diikat ke kursi sambil memegang sebotol minuman keras.
Koala yang banyak disukai publik, mendapat banyak ancaman di Australia dalam beberapa dekade terakhir. Khususnya ancaman dari penyakit, serangan anjing, kebakaran hutan dan hilangnya habitat mereka.
(nvc/ita)











































