Dilansir BBC, Selasa (7/11/2017), peta langka itu dibuat oleh kartografer terkenal asal Belanda, Joan Blaeu. Peta yang pada bagian atas bernama 'Nova Hollandia' itu ditemukan pada 2010 lalu di sebuah gudang penyimpanan di Swedia.
Diyakini peta itu terkubur bersama barang-barang lainnya oleh seorang penjual buku antik pada tahun 1950-an. Pemilik peta yang identitasnya tidak diketahui itu baru menyadari bahwa peta itu termasuk langka saat di pelelangan.
Akhirnya Perpustakaan Nasional Australia membeli peta itu dengan harga sekitar US$ 450.000 (Rp 6 Miliar) pada 2013. Peta akhirnya dipulihkan dan kini dipajang.
Pihak perpustakaan menyebut, gambar pada peta tersebut berdasarkan penampakan Tasmania oleh Abel Tasman di atas kapal Zeehaen pada tahun 1642. (nkn/nkn)











































