Memakan Dana Rp 1,2 Triliun, Begini Prosesi Kremasi Raja Bhumibol

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 25 Okt 2017 18:04 WIB
Krematorium Kerajaan untuk prosesi kremasi Raja Bhumibol (AFP PHOTO/Roberto SCHMIDT)
Bangkok - Prosesi kremasi kerajaan untuk mendiang Raja Bhumibol Adulyadej akan menjadi peristiwa terbesar dalam Kerajaan Thailand abad ini. Persiapan yang berlangsung selama setahun terakhir dilaporkan memakan dana 3 miliar baht atau setara dengan Rp 1,2 triliun.

Raja Bhumibol wafat dalam usia 88 tahun pada 13 Oktober 2016. Jenazah beliau akan dikremasi pada Kamis (26/10) malam waktu setempat. Seperti dilansir Reuters dan CNN, Rabu (25/10/2017), diperkirakan akan ada 250 ribu pelayat yang hadir langsung.

Sebuah struktur khusus menyerupai paviliun pagoda telah dibangun di sebuah alun-alun di pusat kota Bangkok, dekat Grand Palace. Struktur yang dibangun selama setahun terakhir itu menyerupai gunung sakral dalam ajaran Hindu, Gunung Meru. Struktur khusus dengan tiga tingkat setinggi 50 meter dan bernuansa emas itu disebut sebagai Krematorium Kerajaan.

Krematorium Kerajaan untuk prosesi kremasi Raja BhumibolKrematorium Kerajaan untuk prosesi kremasi Raja Bhumibol Foto: AFP PHOTO/Roberto SCHMIDT

Lebih dari 500 patung, yang dikerjakan oleh para pemahat lokal secara sukarela selama nyaris setahun terakhir, tersebar di seluruh wilayah Thailand sebagai bagian dari prosesi. Beberapa patung ini akan menghiasi Krematorium Kerajaan. Meskipun Thailand didominasi penganut Buddha, namun kebanyakan elemen dalam prosesi kremasi ini berasal dari tradisi Hindu.

Sejumlah pejabat Thailand yang terlibat persiapan kremasi ini menyebut anggaran sebesar 3 miliar baht (Rp 1,2 triliun) dipersiapkan oleh negara.

Prosesi telah dimulai pada Rabu (25/10), dengan Raja Maha Vajiralongkorn, putra Raja Bhumibol, menyalakan lilin di depan peti jenazah ayahnya dan guci kerajaan atau 'Royal Urn' yang ada di sebelahnya. Sebanyak 119 biksu mengucapkan doa-doa dalam bahasa kuno Pali.


Guci kerajaan kemudian akan dibawa ke Krematorium Kerajaan. Baru pada Kamis (26/10) besok, jenazah Raja Bhumibol akan dibawa dari Grand Palace menuju lokasi kremasi. Jenazah almarhum disemayamkan di Grand Palace sejak setahun lalu. Prosesi kerajaan yang disebut 'Rew Khabuan' ini akan berlangsung dalam enam tahap dan melibatkan 5.613 personel yang mengenakan 'seragam tradisional berwarna-warni'.

Upacara prosesi kremasi secara resmi akan dimulai pada Kamis (26/10) sore waktu setempat. Namun puncak proses kremasi baru akan berlangsung pada Kamis (26/10) malam, saat jenazah Raja Bhumibol dibakar di dalam Krematorium Kerajaan.

Menurut situs khusus kremasi kerajaan, kremasi Raja Bhumibol akan digelar pukul 22.00 waktu setempat. Rangkaian bunga dari kertas kayu cendana akan digunakan dalam kremasi. Aroma kayu cendana dipercaya oleh warga Thailand kuno akan mengawal roh-roh orang mati ke surga.

Krematorium Kerajaan untuk prosesi kremasi Raja BhumibolKrematorium Kerajaan untuk prosesi kremasi Raja Bhumibol Foto: AFP PHOTO/Roberto SCHMIDT

Hari Kamis (26/10) besok telah ditetapkan sebagai hari libur nasional, sehingga seluruh warga Thailand bisa ikut serta dalam prosesi. Sebanyak 230 ribu personel kepolisian akan dikerahkan untuk mengatur para pelayat.

Beberapa ruas jalanan di Bangkok akan ditutup sepanjang Kamis (26/10) besok, termasuk jalanan di area Sanam Luang, Bangkok. Bank dan pertokoan di seluruh wilayah Thailand juga akan tutup mulai Kamis (26/10) sore. Transportasi publik akan digratiskan untuk membantu para pelayat.

Warga yang tidak bisa hadir langsung ke lokasi kremasi, bisa mengikuti prosesi di daerah masing-masing. Sebanyak 85 replika Krematorium Kerajaan telah dibangun untuk 76 provinsi dan 9 wilayah administratif khusus di Bangkok.


Pada Jumat (27/10), atau sehari usai kremasi, prosesi pengumpulan abu Raja Bhumibol akan digelar sejak pagi hari. Abu Raja Bhumibol kemudian akan dibawa ke Grand Palace Bangkok. Kemudian pada Sabtu (28/10) sore, upacara kerajaan akan digelar di Grand Palace.

Terakhir pada Minggu (29/10) sore, abu Raja Bhumibol akan dibawa dan disemayamkan di dua kuil, Wat Rajabipidh dan Wat Bovoranives.

(nvc/imk)