Sebanyak 12 pesawat perang tersebut dijadwalkan tiba di pangkalan militer AS, Pangkalan Udara Kadena di Okinawa pada November mendatang. Demikian diumumkan Angkatan Udara Pasifik (PAF) menurut laporan Defense News seperti dilansir media Press TV, Selasa (24/10/2017).
Lebih dari 300 personel dari Skuadron Tempur ke-34 di Pangkalan Angkatan Udara Hill di Utah, AS -- termasuk pilot, teknisi dan personel lainnya -- juga akan dikirimkan bersama F-35A tersebut. Mereka akan ditempatkan di Jepang selama enam bulan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spekulasi mengenai pengerahan F-35A mulai merebak pekan lalu, ketika varian pesawat siluman F-35A dipamerkan di International Aerospace & Defense Exhibition di Seoul, Korea Selatan.
Rencana pengerahan F-35A ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Pyongyang terkait program senjata nuklir dan rudal Korut. Presiden AS Donald Trump telah mengejek pemimpin Korut, Kim Jong-Un sebagai "Manusia Roket Kecil." Dalam pidato perdananya di sidang Majelis Umum PBB bulan lalu, Trump juga mengatakan bahwa AS siap menghancurkan total Korut jika diperlukan. (ita/ita)










































