DetikNews
Jumat 13 Oktober 2017, 14:05 WIB

Pejabat Gedung Putih: Warga AS Seharusnya Khawatir Soal Korut

Novi Christiastuti - detikNews
Pejabat Gedung Putih: Warga AS Seharusnya Khawatir Soal Korut Kim Jong-Un saat memantau uji coba rudal dalam foto tanpa tanggal (KCNA/via REUTERS)
Washington DC - Pejabat senior Gedung Putih mengingatkan warga Amerika Serikat (AS) seharusnya khawatir soal kemampuan rudal Korea Utara (Korut). Diakui pejabat AS ini bahwa rudal Korut mungkin saja menjangkau daratan utama AS.

Seperti dilansir CNN, Jumat (13/10/2017), Kepala Staf Gedung Putih, John Kelly, menuturkan kepada wartawan setempat jika ancaman Korut terus berkembang bahkan melebihi saat ini, maka 'mari berharap agar diplomasi berhasil'.

Lebih lanjut, Kelly menyebut Korut 'tengah mengembangkan kendaraan re-entry nuklir yang cukup bagus'. Agar sebuah rudal bisa sukses mengenai target, maka dibutuhkan kemampuan untuk masuk kembali (re-enter) ke dalam atmosfer bumi tanpa hancur dan meledak.


Komentar Kelly ini mengindikasikan bahwa AS meyakini Korut semakin dekat dalam mencapai terobosan penting dalam program rudal mereka. Korut telah menguji coba sejumlah rudalnya sejak Februari tahun ini, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM) pertama buatan mereka pada 4 Juli lalu. Korut sebelumnya menyebut daratan utama AS telah masuk jangkauan rudal antarbenua buatannya.

Beberapa waktu lalu, Korut bahkan mengancam akan menembakkan rudal-rudalnya ke Guam, wilayah AS di Pasifik. Kelly yang purnawirawan jenderal bintang empat ini, menyebut Korut sebagai negara buangan (pariah) yang tidak bisa dibiarkan mengancam AS dengan seenaknya.

"Warga Amerika seharusnya khawatir soal negara yang telah mengerahkan kemampuan ICBM cukup bagus dan yang tengah mengembangkan kendaraan re-entry nuklir cukup bagus," ucap Kelly dalam konferensi pers pertama di Gedung Putih, setelah menjabat pada awal tahun ini.

"Saya meyakini, saya rasa saya berbicara mewakili pemerintahan, bahwa negara itu tidak boleh memiliki kemampuan untuk menjangkau Tanah Air ini," imbuhnya.


Para pejabat AS tergolong jarang memberikan penilaian spesifik soal perkembangan rudal Korut. Pada Juli lalu, seorang pejabat AS mengindikasikan perkembangan kendaraan re-entry Korut menjadi tantangan bagi AS.

Kelly mengharapkan jalur diplomasi bisa berhasil dalam menghadapi ancaman Korut. "Sekarang ada kekhawatiran besar soal banyak warga Amerika yang tinggal di Guam. Sekarang kita berpikir ancaman itu bisa dihadapi, tapi seiring berjalannya waktu, jika ancaman itu berkembang melebihi saat ini, mari kita berharap agar diplomasi berhasil," tandasnya.


(nvc/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed